Minggu, 9 Agustus 2026

Kenangan Bersama Habib Saggaf, ‘Batalkan Undangan Bupati’

Foto kenangan Sofyan Arsyad bersama Habib Saggaf saat menikah dulu/foto: istimewa/pe

Penulis : Sofyan Arsyad, murid Habib Saggaf dan jurnalis MAL (Media Alkhairaat) thn 1989-2004

SIAPA saja yang pernah bertemu dan mengenal beliau, pasti menyimpan kesan dan kenangan yang sulit dilupakan.
Kamis, 3 Juli 1997. Saat melintas di Jl Sis Aljufri, saya melihat Habib berdiri di depan koperasi Alkhairaat (sekarang SAL).
Kebetulan sekali. Sy langsung mendekat.
Rugi rasanya bila bertemu dan tak mencium tangannya nan lembut. Anies Baswedan, Gubernur Jakarta, itu pun mengakui dalam kiriman video duka citanya.
“Ustad (sapaan akrab kami), mudah-mudahan ustad tidak berhalangan hadir Jumat besok di akad nikah saya.”
Habib terlihat kaget. Seketika sy diperintahkan ke rumah ustad Anshar Ismail Zain (alm) di Perumnas Balaroa.
“Sekarang ente ke sana. Minta beliau sampaikan salam dan permohonan maaf saya kepada bupati Donggala, H. Syahbuddin Labadjo. Sy tetap akan ke sana di lain waktu”. Kata Habib, “Untung kita ketemu dan ente ingatkan saya”.
Habib ternyata lupa kalau sebelumnya sudah janji mau menikahkan saya. Beliau terlanjur mengiyakan hadiri undangan jamuan makan di tempat peristirahatannya Bupati di Enu. Waktunya sama, usai shalat Jumat.
Menerima pesan Habib, Ustad Anshar pun mengubah niat. “Saya juga ikut Habib ke akad nikah ente”. Bahagia sekali rasanya.
Keteguhan Habib memegang janji, sesuatu yang langka kita temui di zaman ini. Habib rela membatalkan hadiri undangan seorang pembesar negeri (Bupati) demi tepati janjinya lebih awal. Padahal itu hanya janji kepada seorang jurnalis yang notabene bawahannya di Tabloid MAL (Media Alkhairaat).
Di mata Habib, semua orang dipandang sama. Tak memilih penguasa atau rakyat biasa. Kami kerap merasa diperlakukan seperti anak sendiri.
Jumat, 4 Juli 1997 , Habib misalnya, bukan sebatas hadir saat memimpin ijab kabul. Beliau bahkan berdiri tepat disamping saya, laksana orang tua yang mengantar anak kandungnya saat dijemput oleh orang tua mempelai wanita.
Dan saya tak sendiri. Sofyan Bachmid, serta Marwan Mpa dan Joko Hariyanto yang tak lama berselang menikah pula, ikut merasakan kehangatan dan jiwa kebapakan Habib Saggaf pada detik-detik peristiwa sakral kami.Berkah Habib, Alhamdulillah prosesi ijab kabul berbahasa Arab lancar kami lalui. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital