Rabu, 2 September 2026

Memimpikan Batik Bomba di New York Fashion Week

Gamsahanida Coach Shin!
Rusman Madjulekka/ Foto: Dok Pribadi

(Rusman Madjulekka, pemerhati tenun dan batik daerah)

SERUPA tapi tak sama. Begitu kira-kira potret yang menggambarkan nasib kain batik Bomba Palu (Sulawesi Tengah) dengan batik Papua. Keduanya sama-sama menjadi produk kain batik yang menjadi identitas lokal masing-masing daerah. Namun nasibnya tak sama alias berbeda.

Batik Papua pada awal Oktober tahun ini telah ‘naik kelas’ dengan sukses tampil dalam ajang fashion show internasional bergengsi yang bertajuk “New York Fashion Week” (NYFW) 2021. Keindahan busana motif Papua telah menggemparkan masyarakat di jantung bisnis dan ekonomi Amerika Serikat (AS) tersebut.

Sementara di sisi lain, saya cukup miris membaca sebuah artikel yang judul nasib tenun batik Bomba Palu di ujung tanduk. Isi tulisan itu menyebutkan tenun batik Bomba yang menjadi salahsatu kebanggaan dan warisan budaya Kota Palu boleh dibilang nyaris punah. Mengapa? Tentu banyak faktor penyebab. Saya tidak akan membahasnya di sini. Biarlah itu menjadi urusan dan tanggujawab para stakeholder.

Dalam perkembangannya, tenun batik tidak lagi dipandang sebagai produk tradisi yang kuno. Terbukti dari banyaknya orang yang mulai mengenakan batik sebagai pakaiannya sehari-hari. Bahkan saya melihat tak jarang yang menjadikannya sebagai instrumen lifestyle.

Sejauh ini kain tenun batik tradisional seperti halnya batik Bomba memiliki ciri khas yang unik dan beragam. Tenun sendiri adalah teknik dalam pembuatan kain dengan menggabungkan benang secara memanjang dan melintang. Tenun yang bagian benang vertikalnya disebut benang lungsi, sementara tenun yang bagian benang horizontalnya diikat disebut benang pakan.

Namun, tidak semua motif tenun dibuat dengan teknik ikat tersebut, seperti songket yang ditenun dengan tangan menggunakan benang emas dan perak. Kain tenun biasanya terbuat dari serat kayu, kapas, sutra, dan lainnya. Pembuatan kain tenun tersebar di beberapa daerah dan memiliki karakter berbeda-beda dan unik.

Setahu saya khusus di Sulawesi Tengah, telah dikenal Tenun Bomba dan Tenun Subi. Sedangkan Tenun Donggala lebih duluan populer di kalangan masyarakat dengan kain sarung sejak era 1960-an.

Menurut saya, kain batik Bomba sebagai identitas Palu harus di dorong menjadi produk nasional bahkan produk global. Pengembangan desain, pemilihan bahan menjadi sangat penting untuk dilakukan agar ada kebanggaan ketika memakainya. Saya pribadi akan terus mengkampanyekan kain batik Bomba dan kain Donggala dengan memberi ruang kepada pengrajin untuk berinovasi.

Bukan hal berlebihan bila suatu waktu, saya memimpikan batik Bomba bisa “naik kelas” seperti produk kain batik daerah lainnya yang sukses menembus fashion show bergengsi seperti Paris Fashion Week, Milan Fashion Week atau NYFW. Sebut saja Batik Durian asal Lubuk Linggau yang bisa tampil di Milan Fashion Week 2021. Tak usah jauh-jauh, kain Karawo asal Gorontalo yang pernah tampil di ajang fashion show bergengsi di Amerik Serikat.

Nah, kalau batik daerah lain bisa go internasional mengapa batik Bomba tidak bisa? ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam