Sabtu, 8 Agustus 2026

Jemaah Masjid di Luwu yang Tewas Dianiaya Sebelumnya Hampir Ditabrak Korban

Jemaah masjid di Kelurahan Senga Kec Belopa Kab Luwu dianiaya OTK hingga tewas/ foto:pojoksatu

PALUEKSPRES, LUWU— Motif pembunuhan jemaah masjid (sebelumnya tertulis imam masjid) Yusuf Katubi di Senga, Belopa, Luwu, Sulsel, yang tewas di teras masjid ternyata hanya persoalan sepele. Pelaku tak suka ditegur korban saat mengendarai sepeda motor.

Pelaku pemuda berinisial AN (22) ditangkap pada hari yang sama setelah polisi mempelajari rekaman CCTV masjid.

“Motifnya tidak terima ditegur. Pelaku ditegur,” kata Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto, Sabtu (1/1/2022) dikutip dari pojoksatu.

Korban awalnya berjalan ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh. Namun pada saat itu korban nyaris diserempet pelaku.

“Masjidnya dekat jalan raya, korbannya mau ditabrak, keserempet,” kata Fajar.

Akibat insiden itu, korban menegur pelaku. Namun pelaku tidak terima lalu mengejar korban hingga ke teras masjid. Korban pun dianiaya hingga tewas bersimbah darah.

Kronologi itu didapatkan dari hasil pemeriksaan tersangka dan CCTV di lokasi.

“Kalau hasil pemeriksaan tersangka dan persesuaian di CCTV itu dipukul pakai batu dengan barang bukti batu yang kita ambil,” ungkap Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Jon Paerunan saat dimintai konfirmasi, Minggu (2/1/2022).

AKP Jon mengatakan korban awalnya dikejar oleh pelaku berinisial AN (22) dari tepi jalan hingga masuk ke area teras masjid. Korban kemudian dipukuli memakai tangan kosong.

“Setelah dia pukul pakai tangan korban jatuh,” beber Jon.

Selanjutnya pelaku segera mencari batu di area masjid. Kakek Yusuf yang tidak berdaya kemudian dihantam batu bertubi-tubi.

“Dia keluar dari situ mengambil batu baru kembali memukul, pakai batu kali, batu sungai,” kata Jon.

“Kepalanya yang dipukul batu berulang kali. Hasil visum (dihantam batu sebanyak) tiga kali. Ada kepala bagian depan ada kepala bagian belakang,” kata AKP Jon.

Sebelumnya, Kakek Yusuf Katubi pertama kali ditemukan bersimbah darah di teras masjid di Belopa, Luwu, Sulsel, pada Jumat (31/12/2021) pukul 04.45 Wita.

Korban ditemukan pria bernama Sudirman, Imam masjid yang hendak salat Subuh di masjid itu. “Yang menemukan pertama itu imam masjidnya, iya Pak Sudirman itu,” kata Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto.

Saat ditemukan, Yusuf Katubi masih dalam keadaan merintih kesakitan sehingga dia langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun belakangan korban dinyatakan meninggal dunia. (pojoksatu/pe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital