Sabtu, 8 Agustus 2026

Wali Kota Soal Pembangunan Huntap Tondo 2

Wali Kota Soal Pembangunan Huntap Tondo 2
Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE berterima kasih sebesar besarnya kepada seluruh tokoh dan masyarakat Kelurahan Tondo. Sebab mereka bisa menerima pembangunan Huntap Tondo II/ Foto: Humas Pemkot Palu

Wali Kota soal pembangunan Huntap Tondo 2. Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE berterima kasih sebesar besarnya kepada seluruh tokoh dan masyarakat Kelurahan Tondo. Sebab mereka bisa menerima pembangunan Huntap Tondo II.

Baca juga : 2021-pemkot-palu-bangun-5-kantor-lurah

Wali Kota Palu menyampaikan ungkapan ini saat memberi sambutan pada Ground Breaking Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Tondo II di Kelurahan Tondo, Kota Palu, Kamis (5/1/2023).

Baca juga : dibangun-di-aliran-sungai-mati-dianggap-pemicu-banjir-huntap-tondo-palu

Huntap Tondo II yang akan di bangun berjumlah sekitar 1.050 unit. Sekaligus dengan infrastruktur permukiman yang ada di kawasan tersebut.

Sebelumnya Wali Kota mengatakan masalah utama keterlambatan pembangunan Huntap di Kota Palu di sebabkan oleh masalah lahan yang bersengketa dengan masyarakat.

baca juga :warga-berharap-silaturahmi-bersama-untad-terus-berlanjut

“Alhamdulillah melalui tanggungjawab yang diberikan Pak Wapres kepada saya terkait dengan penyelesaian sengketa dengan masyarakat, solusi yang kami berikan dapat diterima baik oleh masyarakat lewat program Konsolidasi Tanah (KT) yang mendapat dukungan dari Kementerian ATR/BPN baik di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah maupun Kota Palu,” ujar Wali Kota.

Baca juga : relawan-arus-bawah-pemprov-sulteng-gelar-vaksin-massal-bagi-warga-di-kelurahan-tondo

Dia menyatakan program KT berjalan dengan baik sehingga mendapat kepercayaan dari masyarakat yang kemudian masalah klaim lahan ataupun sengketa lahan dapat diterima baik.

“Alhamdulillah win win solusion yang ditawarkan pemerintah kepada masyarakat, saat ini dalam proses,” ujarnya.

Dia menjelaskan khusus KT di Kelurahan Tondo untuk RTRW dan RDTR Kota Palu telah mendapatkan Persub dari Kementerian ATR/BPN.

Baca juga : hari-bhayangkara-ke-75-puluhan-karyawan-pergudangan-tondo-divaksin-covid-19

Dalam RTRW dan RDTR itu juga, katanya Pemerintah Kota Palu telah memasukkan perencanaan kota baru sebagai kota mitigasi Kota Palu kedepan yang berada di kawasan Tondo II.

“Di kawasan tersebut mengakomodir Konsolidasi Tanah yang kita berikan sebagai win win solusi kepada masyarakat Tondo. Agar masyarakat setempat dapat menerima ganti atas hak yang di klaim oleh masyarakat bahwa mereka memiliki klaim atas tanah ini,” jelasnya.

Wali Kota mengatakan bahwa Bank Dunia sejak awal menekankan kepada pemerintah bukan hanya Pemerintah Pusat tetapi juga Pemerintah Daerah bahwa Bank Dunia tidak menginginkan adanya perselisihan atau apapun dalam proses pembangunan Huntap ini.

Oleh karena itu, katanya Pemerintah Kota Palu bersandar dengan dukungan dari Gubernur Sulawesi Tengah, kemudian melakukan langkah dan upaya yang bisa di terima baik oleh semua pihak.

Wali Kota mewakili seluruh masyarakat Kota Palu menyampaikan terima kasih yang kepada Presiden RI, Ir. Joko Widodo atas perhatian yang sangat baik kepada masyarakat terkhusus dalam menghadapi bencana 2018 silam sampai dengan proses akhir yang di jalani hari ini.

“Terima kasih juga kepada Bapak Wakil Presiden yang telah memberikan deadline kepada kita. Alhamdulillah ini bisa kita selesaikan dengan baik. Moga moga ini merupakan kado terbaik dari Pemerintah Pusat kepada masyarakat Kota Palu,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Daerah memiliki hutang kepada masyarakat terkait dengan penyelesaian klaim atas lahan ini, sehingga ketika terjadi pergantian kepemimpinan jangan sampai hal ini terlewatkan dan terlupakan.

“Pemerintah terkhusus Pemerintah Kota Palu memiliki tanggung jawab atas penyelesaian lahan yang berada terkhusus di wilayah Tondo maupun Talise. Dan ini juga menjadi jawaban kepada masyarakat, bahwa Pemerintah tidak akan mengelabuhi masyarakat. Pemerintah akan menyelesaikan semua proses-proses itu. Hanya perlu di pahami bahwa proses ini memiliki mekanisme yang harus dilewati sebagai tahapan legalitas formal yang kemudian masyarakat Tondo maupun Talise akan mendapatkan legalitas formal atas hak yang akan mereka dapatkan. Sehingga kedepan tidak berkonflik lagi,” jelasnya.

Wali Kota mengatakan perlu menjadi catatan bersama bahwa ketika kita menginginkan pertumbuhan yang baik di kota ini, maka salah satu unsur penguatnya adalah kepastian hukum.

Dengan kepastian hukum yang ada, maka akan dapat menjamin siapapun berinvestasi aman dan baik di Kota Palu.

“Kalau kita tidak memiliki itu, maka akan sulit bagi kita meyakinkan kepada siapapun yang akan memberikan investasinya kepada daerah ini kalau legalitas itu kita tidak pegang. Karena akan selalu menjadi konflik yang tidak pernah usai, sehingga akan menghambat proses-proses yang membawa Kota Palu bergerak lebih cepat,” lanjutnya.

Ia berharap kualitas baik infrastruktur maupun Huntap itu sendiri betul betul memiliki kualitas sesuai harapan dan standar pihak Kementerian PUPR.

“Kami juga berharap fasilitas pendukung dapat selesai dalam waktu bersamaan. Karena terkadang yang menjadi penghambat masyarakat kita untuk bisa menghuni hunian yang sudah di siapkan karena masalah lain seperti lambatnya air yang masuk dan lainnya,” harapnya.

Dengan begitu seperti harapan bersama di awal tahun 2024 mendatang semua bisa selesai. Dan masyarakat sudah bisa menghuni Huntap yang di mulai pembangunannya hari ini, kata Wali Kota.(aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital