Minggu, 9 Agustus 2026

Wapres: Turki Paling Awal Bantu Saat Gempa Aceh

Wapres: Turki Paling Awal bantu saat Gempa Aceh
Wapres: Turki Paling Awal bantu Saat Gempa Aceh. Indonesia akan segera mengirimkan misi bantuan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban gempa Turki dan Suriah. K.H. Ma’ruf Amin dalam keterangan persnya usai meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Java Integrated dan Industrial Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, Selasa, (07/02/2023)/ Foto; Setwapres

Wapres: Turki Paling Awal bantu Saat Gempa Aceh. Indonesia akan segera mengirimkan misi bantuan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban gempa Turki dan Suriah.

“Tadi juga dengan Presiden kita bicara bicara bersama dengan Pak Menhan Prabowo, kita akan segera mengirim misi bantuan.”

Demikian Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam keterangan persnya usai meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Java Integrated dan Industrial Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, Selasa, (07/02/2023).

Wapres mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan.

“Di dunia ini memang harus saling membantu. Itu sudah menjadi tradisi kemanusiaan,” papar Wapres.

“Dan itu bagian dari tanggung jawab internasional kita,” tambahnya.

Wapres mencontohkan bahwa hal yang sama pernah Turki lakukan kepada Indonesia saat terjadinya bencana tsunami di Aceh.

“Turki itu kan dulu ketika tsunami terjadi di Aceh, dia juga paling awal ikut membantu,” imbuh Wapres.

Untuk itu Wapres menekankan bahwa Indonesia akan segera mengirimkan bantuan ke Turki dan mengharapkan peran aktif dari lembaga lembaga kemanusiaan di Indonesia untuk berkontribusi dalam misi ini.

“Saya harapkan nanti BAZNAS bisa juga mengambil peran untuk itu,” pungkasnya.

Mendampingi Wapres pada konferensi pers kali ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Direktur Utama PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) Bambang Soetiono, Presiden Direktur PT. AKR Corporindo Tbk Haryanto Adikoesoemo, serta Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Tony Wenas. (aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital