Rabu, 12 Agustus 2026

Satu Jam Lebih Dekat Dengan Habib Ali

Satu Jam Lebih Dekat Dengan Habib Ali
Satu Jam Lebih Dekat Dengan Habib Ali. Penulis bersama Habib Ali / Foto: Istimewa

Oleh Muhd Nur Sangadji

Satu Jam Lebih Dekat Dengan Habib Ali. Cuma satu jam saja. Tapi, saya merasa mendapat banyak hal yang sangat dalam. Selama ini, memang jarang. Sesekali mengunjungi rumah beliau. Dahulu sekali, sekitar dua puluh tahun lalu, pernah menjadi narasumber bersama beliau di Universitas Khairun, Ternate.

Baca juga : Kontribusi Alumni Sangat Diharapkan untuk Kemajuan MI Alkhairaat

Senja kemarin, ada agenda pertemuan dengan beliau untuk isian rohani bagi calon anggota KPU. Tidak ada dalam agenda tahapan seleksi calon anggota KPU. Tapi, ini inisiatif kawan kawan team seleksi. Tujuannya sederhana sekali. Agar, semua ikhlas menerima keputusan akhir sebagai ketentuan. Sebab, sudah jelas, hanya lima dari sepuluh yang dipilih.

Baca juga : Panti Asuhan di Rumah Sendiri

Waktu memberikan pengantar kata, sebelum serahkan ke Habib, saya mengulangi kisah yang terjadi pada salah satu calon ilmuan asal Venezuela untuk pesawat ulang Alik ruang angkasa, Kolombia. Dalam seleksi itu, beliau berhasil menyisihkan ribuan calon hingga pada tahapan 9 besar. Masuk ke 7 besar, namanya tidak muncul. Di hari yang menentukan peluncuran pesawat tersebut. Sang ilmuwan, menonton via televisi sambil menangis menyesal. Dia berkata dalam tangisannya. “Seandainya lulus, maka saya ada dalam rombongan 7 peserta yang siap menembus vertikal ruang angkasa itu”.

Baca juga : Nur Sangadji: Majunya Sulteng Ditentukan Untad

Beberapa detik pesawat meluncur kemudian meledak berkeping-keping. Seketika, tangisan kecewa berubah menjadi syukur bahagia. Saya bilang, begitulah skenario yang Allah tetapkan untuk setiap individu. Kita wajib iktiar. Tapi, nasib itu datang menjemput takdir. Atau, takdir itu datang membentuk nasib.

*****

Lokasi kediaman Habib yang saat ini menjabat ketua PB Alkhairat dan Ketua MUI Sulawesi Tengah ini, tepatnya di sisi barat kota Palu. Dari sini, teluk Palu tertatap indah sekali. Di bukit ini kata Habib, dahulu kala adalah lahan Jeruk. Terkenal sekali dengan sebutan jeruk Palu. Agroklimatnya mendukung.

baca juga : ikatan-alumni-kawal-kasus-dua-dosen-untad

Memang, kota lembah ini adalah salah satu kota terpanas di Indonesia. Untungnya bagi pertanian adalah curahan Surya bagi proses fotosintesis tanaman buah buahan. Era tahun delapan puluhan, orang mengenal anggur Palu yang punya cita rasa sangat manis. Sayang, jejak ekologis ini kurang ditunjang aktor petani yang gigih untuk menemukan kejayaan masa lalunya (glory of the past).

Di hamparan tanah berbukit ini, Habib membudidayakan berjenis tanaman dan memelihara sejumlah ternak. Buka puasa bersama beliau petang ini membuktikannya. Ada buah anggur kecil yang sangat manis. Ada pepaya. Ada rebusan pisang khas. Ada juga opor ayam dan lainnya. Semua ini adalah produk lahan pekarangan beliau (backyard). Saya bertanya singkat. Bib, masih bisa makan daging merah..? Beliau beri kaidah langitnya. “Makanlah semua yang halal, tapi jangan berlebihan”.

*****

Saya dosen pertanian, tapi baru mendengar pikiran bertalian yang mengagumkan. Beliau bilang, coba bayangkan. Kita hanya memberikan satu benih ke tanah. Tapi, tanah membalasnya berlipat lipat. Artinya, kita memberi hanya sedikit, tapi balasan yang kita terima banyak sekali (the power of giving).

Kita percayakan tanah untuk memroses kehidupan mahluk bernama tumbuhan ini. Air, sinar matahari, mineral, gas dan mahluk lainnya bersinergi. Kita memetik hasilnya bernama buah, umbi, bunga dan daun. Tapi kita lupa, siapa sang arsitek di balik semua ini. Dia-lah Allah.

Dr Gani Djumat yang ada di samping kanan saya menambahkan. Q.S. Al Waqiyah, Allah menegaskan. “Dan kamu perhatikan benih yang kamu tanam. Kamukah yang menumbuhkan atau kami..?”. Pertanyaan oratoris yang sangat penting untuk direnungkan.

Habib bilang, satu faktor pembatas di real ini adalah air. Dia disuplai dari balik bukit. Secara artifisial, pengeboran sedalam 130 meter, juga memberikan hasil. Dan, dari air inilah kehidupan dibentuk. Habib melafadkan ayatnya. Dan, saya benar benar terkesima. “Wa ja’alna minal-ma-i kulla syai-in hayyi” (Dan Kami jadikan dari air segala sesuatu yang hidup) Q.S. Al-Anbiya, ayat 30. (Bersambung)

(Penulis adalah Assoc Prof Bidang Ekologi Manusia.pengajar mata kuliah pendidikan karakter dan anti korupsi Universitas Tadulako)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia