Selasa, 25 Agustus 2026
Berita  

Ngeri! 40 Persen Dana Desa Diambil untuk Program Pj Gubernur Sulsel Tanam Pisang 500 Ribu Hektare

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. (Foto: fajar.co.id)
Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. (Foto: fajar.co.id)

Makassar, PaluEkspres.com — Pj Gubernur Sulsel Bahtiar pada tanggal 9 Oktober 2023 mengeluarkan surat edaran kepada para bupati se-Sulsel terkait prioritas penggunaan dana desa tahun 2024.

Dalam surat edaran bernomor 412.2/11938/DPMP tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 di Sulawesi Selatan tersebut disebutkan bahwa untuk mengakselerasi penajaman program prioritas Pemprov Sulsel untuk penggentaran kemiskinan, penanganan stunting (gizi buruk) serta ketahanan dan kedaulatan pangan serta pengendalian inflasi, maka Pemprov Sulsel memprogramkan pemanfaatan lahan tidur sekitar 2 juta hektar dengan target 500.000 hektar untuk mengembangkan Budi daya pisang.

Uniknya, anggaran yang dialokasikan untuk program ini diambil dari anggaran desa. Nilainya pun tidak tanggung-tanggung yakni sebesar 40 persen dari pagu anggaran dana desa.

Kebijakan ini sontak menimbulkan berbagai sorotan bahkan kritikan baik dari publik maupun para kepala desa. Pasalnya, anggaran desa yang besarannya sudah diturunkan itu malah dipakai untuk sesuatu yang belum jelas mekanisme pelaksanaannya serta hasilnya yang masih sangat diragukan.

Seorang kepala desa yang tak ingin disebut namanya menilai kebijakan ini seperti dirancang dengan sangat terburu-buru serta tidak melalui kajian komprehensif.

“Bayangkan, ada 2 juta hektar lahan tidur dengan 500.000 hektar tanaman pisang bakal dibudidayakan. Ini tidak main main-main”, ujarnya.

“Lalu kemana hasil panen pisang itu bakal dipasarkan? Apakah Pemrov sudah memikirkan itu? Apalagi buah pisang ini tidak seperti beras yang bisa tahan lama. Ini hanya beberapa hari buah pisang itu pasti busuk dan terbuang percuma”, tambahnya.

Di samping itu, yang lebih ironis lagi, alokasi anggaran yang diambil melalui anggaran desa.

“Padahal dana desa saat ini besarannya semakin menurun dan selama ini kami bersama Pemkab telah membuat rencana peruntukan yang telah matang dan melalui jenjang musyawarah warga mulai dari tingkat dusun hingga kabupaten. Kebijakan ini membuat semua rencana itu berantakan”, tandasnya.

“Jadi saya minta Pak Gub untuk memikirkan kembali model kebijakan ini karena dari pengalaman kami di lapangan program seperti ini bukan hanya macet dan mubazir, tapi juga cenderung diselewengkan”, katanya.

Apalagi, dalam proyek ini, kita petani lah yang harus menanggung biaya bibit, perawatannya, membeli pupuk serta mengubah pola kerja kami selama ini”, ujarnya. *

Program PJ Gubernur Sulsel Tanam Pisang 500 ha Disorot
*Ngeri, Dana Desa 40 Persen Mau Diambil

MAKASSAR — Pj Gubernur Sulsel Bahtiar pada tanggal 9 Oktober 2023 mengeluarkan surat edaran kepada para bupati se-Sulsel terkait prioritas penggunaan dana desa tahun 2024.

Dalam surat edaran bernomor 412.2/11938/DPMP tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 di Sulawesi Selatan tersebut disebutkan bahwa untuk mengakselerasi penajaman program prioritas Pemprov Sulsel untuk penggentaran kemiskinan, penanganan stunting (gizi buruk) serta ketahanan dan kedaulatan pangan serta pengendalian inflasi, maka Pemprov Sulsel memprogramkan pemanfaatan lahan tidur sekitar 2 juta hektar dengan target 500.000 hektar untuk mengembangkan Budi daya pisang.

Uniknya, anggaran yang dialokasikan untuk program ini diambil dari anggaran desa. Nilainya pun tidak tanggung-tanggung yakni sebesar 40 persen dari pagu anggaran dana desa.

Kebijakan ini sontak menimbulkan berbagai sorotan bahkan kritikan baik dari publik maupun para kepala desa. Pasalnya, anggaran desa yang besarannya sudah diturunkan itu malah dipakai untuk sesuatu yang belum jelas mekanisme pelaksanaannya serta hasilnya yang masih sangat diragukan.

Seorang kepala desa yang tak ingin disebut namanya menilai kebijakan ini seperti dirancang dengan sangat terburu-buru serta tidak melalui kajian komprehensif.

“Bayangkan, ada 2 juta hektar lahan tidur dengan 500.000 hektar tanaman pisang bakal dibudidayakan. Ini tidak main main-main”, ujarnya.

“Lalu kemana hasil panen pisang itu bakal dipasarkan? Apakah Pemrov sudah memikirkan itu? Apalagi buah pisang ini tidak seperti beras yang bisa tahan lama. Ini hanya beberapa hari buah pisang itu pasti busuk dan terbuang percuma”, tambahnya.

Di samping itu, yang lebih ironis lagi, alokasi anggaran yang diambil melalui anggaran desa.

“Padahal dana desa saat ini besarannya semakin menurun dan selama ini kami bersama Pemkab telah membuat rencana peruntukan yang telah matang dan melalui jenjang musyawarah warga mulai dari tingkat dusun hingga kabupaten. Kebijakan ini membuat semua rencana itu berantakan”, tandasnya.

“Jadi saya minta Pak Gub untuk memikirkan kembali model kebijakan ini karena dari pengalaman kami di lapangan program seperti ini bukan hanya macet dan mubazir, tapi juga cenderung diselewengkan”, katanya.

Apalagi, dalam proyek ini, kita petani lah yang harus menanggung biaya bibit, perawatannya, membeli pupuk serta mengubah pola kerja kami selama ini”, ujarnya. ***

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global