Minggu, 9 Agustus 2026

Raih Dua Rekor MURI Sekaligus, Sulteng Lampaui Boyolali

PALU EKSPRES, PALU – Pemprov Sulteng berhasil memboyong dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sekaligus, Minggu 16 April 2017. Rekor itu masing-masing jenis olahan masakan berbahan jagung dan coklat terbanyak.

Untuk jagung, sebanyak 307 jenis masakan tercatat dalam MURI. Rekor ini mengalahkan rekor sebelumnya yang dipecahkan kabupaten Boyolali Jawa Tengah dengan 301 jenis olahan jagung pada 30 Agustus 2016 silam.

Sedangkan untuk coklat, Sulteng berhasil memecahkan olahan coklat menjadi 326 jenis masakan. Proses penilaian rekor ini dilakukan perwakilan MURI di lokasi pelaksanaan Sulteng Expo 2017 di kompleks Masjid Agung Palu. Sulteng Expo merupakan rangkaian kegiatan semarak HUT Sulteng ke 53 tahun ini.

Target MURI untuk jenis masakan terbanyak diinisiasi bersama dinas perindustrian dan perdagangan, dinas tanaman pangan dan hortikultura serta asosiasi boga Indonesia termasuk dinas penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu satu pintu.

Piagam MURI untuk rekor baru itu diterima langsung Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulteng H Derry B Djanggola dan Ketua DPR Sulteng H Aminudin Ponulele.

Derry dalam sambutan Gubernur Sulteng menyebutkan, Rekor tersebut memang pantas diberikan. Karena Sulteng menurutnya adalah salahsatu daerah penghasil jagung dan coklat terbesar di Indonesia.

“Rekor ini harus dijadikan dorongan agar kita lebih optimal lagi mengembangkan komoditi jagung dan coklat,”kata Derry. Pemberian rekor itu harapnya juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan program gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo.

“Demikian halnya dengan jalan santai dalam rangka memeriahkan HUT Sulteng. Kami berharap ini langkah awal hidup sehat yang sejalan dengan GERMAS,”harap Derry.

Dia pun berharap progranm Germas di Sulteng nantinya mejadi salah satu unusur penompang indeks prestasi manusia (IPM) di Sulteng.

“Makanya ini perlu  kerjsama lintas sektor. Namun yang terpenting adalah germas harus mulai implemntasi dari lingkungan keluarga,”demikian Derry.

Sulteng expo tahun ini juga disemarakkan jalan santai dan penanganan Germas tingkat Sulteng.  Termasuk sosialalisasi rupiah emisi baru 2016 dan masa berlaku uang koin yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Sulteng di lokasi Sulteng Expo.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital