Sabtu, 8 Agustus 2026

Berkeras, Fredrich Minta Wartawan Tanyakan ini ke KPK

PALU EKSPRES, JAKARTA – Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi meminta para wartawan menanyakan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), undang-undang apa yang digunakan untuk menahan kliennya yang kini terbaring sakit di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana.

Permintaan dikemukakan karena sepengetahuan Fredrich, tidak ada aturan yang membenarkan penegak hukum melakukan penahanan terhadap seseorang yang tengah menderita sakit.

Apalagi disebut Ketua DPR tersebut belum pernah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

“Kalau dia (KPK,red) bilang panggilan sudah tiga kali, selama tiga kali itu bapak bisa tunjukan buktinya enggak,” ujar Fredrich usai menjenguk Novanto di RSCM Kencana, Jumat (17/11) malam.

Menurut Fredrich, kliennya baru dipanggil satu kali, namun tiba-tiba sudah diterbitkan surat perintah penahanan. “Berarti yang nggak benar siapa, kalian nilai sendiri. Oke cukup gitu,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini Fredrich juga meminta media netral. Tidak pro maupun kontra dengan kondisi yang dialami ketua umum DPP Partai Golkar tersebut.

“Ini saya lihat kalian (wartawan,red) banyak yang pro sama kontra ya. Wartawan itu netral, bukan pro-kontra. Enggak baik itu sifatnya. Saya enggak suka cara begitu, saya sudah cukup baik hati, saya kasih jawaban, beliau dirawat. Berapa lama, tidak tahu,” kata Fredrich.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah menyatakan, pihaknya telah mengeluarkan surat perintah penahanan untuk Setya Novanto. Namun pihak kuasa hukum membantah hal tersebut.”Terkait dengan proses penahanan, KPK melakukan penahanan terhadap SN (Setya Novanto) terhitung sejak 17 November hingga 6 Desember 2017. Terhadap berita acara penolakan penahanan ditanda tangani penyidik dan saksi, namun diserahkan ke istri SN, Deisti,” kata Febri.

(gir/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital