Minggu, 9 Agustus 2026

Jokowi akan Disambut sebagai Raja

Setelah Presiden dan Ibu Negara duduk, dikatakan Pandapotan dilakukan prosesi pengantin menuju Tapian Raya Namartua. Dikatakannya, untuk prosesi itu, Presiden dapat menyaksikan melalui layar kaca.

Namun, kalau Presiden ingin ikut, dikatakan Pandapotan akan dilihat bagaimana prosesinya. Dijelaskannya, Tapian Raya Namartua, adalah acara Marpangir, yakni menghanyutkan masa remaja.

“Saat menuju Tapian Raya Namartua, nanti di bagiab depan pembuka jalan, kemudian Panjunjung Pangir, kemudian Kahiyang lalu Bobby. Sementara ketika pulang, Kahiyang dan Bobby di depan karena mereka sudah menjadi orangtua. Digiring sampai ke gelanggang untuk ditabalkan gelar adat dengan cara mengulosi. Agar gelar adat berkat, dilakukan upah-upah oleh Datuk Pangupah. Setelah itu, acara Ajar Poda, yakni nasihat upacara perkawinan, lalu ditutup dengan kata Horas 3 kali dan manyoda gondang, tanda gondang tidak lagi boleh dibunyikan,” tandasnya.

Sebelumnya, Erwan Nasution menyebut prosesi adat yang akan dilaksanakan mulai Jumat (28/11). Dikatakannya akan dimulai pada pukul 06.00 WIB, dengan melakukan manalpok kolahani horja, menyembelih kerbau sebagai landasan upacara adat.

Kemudian menyantan gordang sambilan dan gondang pada pukul 07.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB. Selanjutnya pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 09.45 WIB, membuka gelanggang manortor 1, disambung Mangalong-along Mora sampai pukul 12.00 WIB.

“Pukul 14.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, manarimo tumpak, pukul 15.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, maralog-alog atau sidang adat dan pukul 20.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB, Margalanggang atau menortor kedua, ” ujarnya singkat

Sementara Darmin Nasution menjelaskan, di dalam kekerabatan di Mandaling, Padang Bolak, Angkola dan di Batak, hubungan kekerabatan atau sistem sosial, ada posisi setiap keluarga atau orang, tergantung acaranya apa. Disebutnya, pihak Pertama disebut Suhut Kahanggi atau yang punya acara.

“Kalau acara Mangalehen Marga, itu acaranya Marga Siregar, mertuanya Bobby Nasution. Sedangkan kami Marga Nasution, adalah Anak Boru di dalam acara itu. Anak Boru itu tidak di tengah tempatnya karena kita mengambil gadis ke sana. Kalau Mora, mertuanya Marga Siregar, duduk di tengah dengan tikar berlapis. Namanya itu Dalihan Natolu, ” jelas Darmin.

Lebih lanjut, dikatakan Darmin acara haribini dan besok, adalah acara Marga Nasution. Disebutnya artinya Suhut dan Kahanggi itu adalah dari Marga Nasution. Sementara Marga Siregar sebagai Mora atau pihak yang datang dengan posisi dihormati.

Selain itu, dikatakannya ada pihak ketiga yang kerjanya banyak mendukung dan membantu Marga Nasution, yakni Anak Boru yang di dalam keluarga Bobby, disebutnya Anak Boru adalah Marga Lubis.

“Upacara adat di Mandailing, sangat didominasi manortor. Akan dilakukan berbagai pihak. Pertama yang punya acara dan kahanggi diikuti dari belakang oleh Anak Boru. Setelah itu menortor Raja-Raja, ada belasan orang. Setelah itu ada lagi kelompok-kelompok yang lain, ” tandas Darmin.

(Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization