Minggu, 9 Agustus 2026

Akhirnya 10 Napi Teroris Bersenjata Api Menyerahkan Diri

PALU EKSPRES, JAKARTA – Menko Polhukam Wiranto menyampaikan, sebanyak 155 napi teroris di rutan cabang Salemba di Mako Brimob, telah menyerahkan diri. Semula jumlahnya 156 namun sudah tewas satu orang pada Rabu.

Sebanyak 145 napi menyerahkan diri setelah dilakukan proses pendekatan, sisanya 10 orang menyerah setelah dilakukan penyerbuan bersenjata.

“Mereka, 145 orang satu per satu menyerahkan diri. Sisanya, yang 10, belum mau. Setelah dilakukan penyerbuan, yang 10 ini akhirnya menyerahkan diri,” ujar Wiranto dalam keterangan pers, Kamis (10/5) pagi.

Sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Kamis (10/5) pagi, menyampaikan keterangan di depan wartawan terkait kasus penyanderaan di rutan cabang Salemba di Mako Brimob. Berikut beberapa ponin keterangan Komjen Syafruddin.

Pertama, Penyenderaan sejumlah anggota polri di rutan cabang Salemba yang kebetulan berada di kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Kedua, penyenderaan dilakukan oleh 156 tahanan, terhadap 9 anggota polri. Lima di antaranya gugur, dengan pembunuhan yang dilakukan secara sadis. Tiga anggota Polri luka-luka berhasil dibebaskan pada Selasa malam. Sedang Iwan Sarjana dibebaskan Kamus pukul 02 dini hari.

Ketiga, Polri minta maaaf ke public. “Pimpinan Polri dan yang bertanggung jawab dalam operasi penanggulangan penyanderaan iini memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan bangsa dan negara, karena terganggu dengan peristiwa ini, juga sudah menjadi perhatian dunia. Polri minta maaf sebesar-besarnya,” ujar Komjen Syafruddin.

Keempat, pimpinan Polri meminta maaf kepada keluarga korban. “Memohon maaf kepada keluarga anggiota Polri yang gugur,sebanyak lima orang, luka-luka empat orang,” ucapnya. Namun, lanjutnya, institusi polri telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penyelamatan.

Kelima, polri bukan melarang peliputan di sekitar Mako Brimob. Tapi semata untuk keselamatan karena para napi punya senjata yang jarak tembaknya bisa menjangkau sampai ke jalan raya. “Situasi sangat tidak aman.”

Keenam, operasi penanggulangan penyanderaan dan pembunuhan sadis oleh para tahanan di rutan cabang salemba di Mako Brimob, berjalan 36 jam. Sebanyak 156 tahanan yang melakukan penyanderaan (satu sudah tewas, tersisa 155).

“Polri berupaya sepersuasif mungkin, dengan kepala dingin. Walaupun teman-temannya menjadi korban, meski dibantai secara sadis oleh mereka,” cetus Syafruddin.

Ketujuh, operasi penanggulangan penyenderaan berakhir pukul 7,15, sudah selesai. Pimpinan Polri mengucapkan terimakasih seluruh jajaran polri yang berhasil melakukan operasi ini.

“Sebagian, di sana masih proses, atau seluruh tahanan teroris, di atas 90 persen, telah menyerahkan diri. Berkat petugas yang mampu mengendalikan diri. Mudah-mudahan bisa seluruhnya. Tanpa ada korban, mudah-mudahan, ini masih berporses.Tunggu satu jam ke depan,” pungkasnya.

Penjelasan Wiranto memastikan seluruh napi kasus terorisme sudah menyerahkan diri.

(sam/mg1/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital