Minggu, 9 Agustus 2026

Pengelolaan Data SIGA Belum Terintegrasi Lintas OPD

Tenny C Soriton. Foto: HAMDI ANWAR/PE

PALU EKSPRES, PALU – Sistem Informasi Keluarga (SIGA) merupakan sebuah aplikasi teknologi  informasi yang diharapkan mengintegrasi seluruh program kependudukan dan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) lingkungan BKKBN.

Namun dalam perjalananya sistem tersebut belum optimal mengintegrasikan seluruh sistem aplikasi pelayanan KB serta aplikasi pengendalian lapangan.
Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Tenny C Soriton hal ini perlu mendapat perhatian serius bagi pengelolah SIGA yang ada di organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tingkat kabupaten kota se Sulawesi Tengah.

Karena itu perlu ada sebuah kegiatan  pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi pengelolah SIGA tersebut ditingkat OPD terkait.
Dengan demikian kata dia pemahaman pengelolah bisa semakin meningkat dalam melakukan pendataan keluarga dan membuat peta keluarga yang sejalan dengan perkembangan program KKBPK yang saat ini tengah digenjot BKKBN.

Demikian Tenny C. Soriton, membuka kegiatan diklat SIGA di kantor BKKBN Sulteng, Selasa 18 Juni 2019. 

Untuk kepentingan diatas, pihaknya tahun ini menyelenggarakan Diklat bagi pengelolah SIGA yang berasal dari OPD terkait dari kabupaten kota. Pesertanya rata-rata pejabat kepala seksi yang menjadi administrasi aplikasi SIGA dari PLKB dan PKB.

Diklat SIGA menurutnya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para pengelola data.
Mengingat data itu sangat dibutuhkan para pengelola dan pelaksana program disetiap tingkatan wilayah.

Sistem informasi itupun ujar dia harus didukung perangkat teknologi informasi dan komunikasi yang canggih sejalan dengan perkembangan zaman. Sehingga data SIGA yang dihasilkan dapat dijangkau secara meluas dan lebih optimal dalam pemanfaatannya.
Dia menambahkan data dan informasi keluarga harus dikelola secara terpadu, terkoordinasi, profesional dan berkesinambungan.

“Karenanya penyelenggaraan SIGA harus dilandasi dengan komitmen yang tinggi dalam rangka merangsang partisipasi dan kemandirian masyarakat agar dapat menghasilkan data informasi yang tepat waktu dan tepat ukur,”demikian Tenny.

Sementara itu ketua panitia Diklat SIGA Muh Akil menyebutkan kegiatan dilaksanakan selama lima hari. Tujuannya untuk mendukung penyelenggaraan perkembangan kependudukan, pembangunan keluarga dan keluarga berencana.

Pelaksanaan Diklat kata dia harus menghasilkan penyediaan data informasi keluarga yang jelas dan akurat dengan menggunakam metode penjajakan pengetahuan peserta, pembekalan materi teoritis, pembekalan pengetahuan praktis kelas dan lapangan, penyatuan persepsi dan evaluasi akhir. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital