Sabtu, 8 Agustus 2026

Hasil Pemindaian Wajah Djoko Tjandra Cocok 98,05 Persen

Berdasarkan pencocokan dengan teknologi pemindai wajah antara muka Djoko Tjandra dengan foto yang digunakan Djoko Tjandra membuat e-KTP, memiliki kecocokan hingga 98,05 persen. Foto: HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS

PALU EKSPRES, JAKARTA – Tim Inafis Bareskrim Polri melakukan pencocokan wajah terhadap Djoko Tjandra. Pencocokan dilakukan guna memastikan pria yang ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia, adalah Djoko Tjandra yang asli.
Berdasarkan pencocokan dengan teknologi pemindai wajah antara muka Djoko Tjandra dengan foto yang digunakan Djoko Tjandra membuat e-KTP, memiliki kecocokan hingga 98,05 persen. Artinya pria yang ditangkap dipastikan adalah Djoko Tjandra yang asli.
“Hasil pencocokan wajah oleh Inafis dan hasil memang benar Djoko Tjandra,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Sabtu (1/8).
Argo menuturkan, saat ini Djoko Tjandra telah resmi menjadi warga binaan pemasyarakatan. Saat ini, dia ditempatkan sementara waktu di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Bareskrim Polri.
Penempatan Djoko Tjandra di Rutan Salemba cabang Mabes Polri ini hanya sementara untuk kepentingan penyelidikan. Jika telah selesai, pihaknya akan kembali menyerahkan kepada Karutan Salemba untuk menempatkan Djoko Tjandra sesuai dengan kebijakan mereka.
“Yang penting adalah kami mohon doa dari rekan-rekan agar proses penyelidikan ini cepat selesai dan kita bisa menyampaikan apa yang terjadi,” imbuh Argo.
Sebelumnya, Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan, penangkapan terhadap Djoko Tjandra dilakukan di Malaysia. Proses pemulangan dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.
“Malam ini sudah kita buktikan dengan adanya penangkapan dan sudah dijemput Bapak Kabareskrim di Malaysia dan saat ini sedang dalam perjalanan,” kata Argo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (30/7) lalu.
Sementara Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penangkapan Djoko Tjandra dilakukan oleh tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Tim berhasil mengidentifikasi keberadaan Djoko Tjandra di Malaysia.
“Kapolri mengirim surat ke Polisi Diraja Malaysia untuk bersama-sama mencari. Tadi siang didapat info yang bersangkutan target bisa diketahui,” kata Komjen Pol Listyo. (jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital