Sabtu, 8 Agustus 2026

Setengah Juta Umat Islam Daftar Haji 2021

BATASI KUNJUNGAN: Jamaah melaksanakan salat berjamaah di Masjidilharam, Makkah, dengan menjaga jarak. Foto: AFP

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat umat Islam di Arab Saudi untuk mendaftar haji tahun ini. Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan, total pendaftar haji musim 2021 mencapai 558.270 orang.
Sampai Jumat malam (25/6/2021), Endang belum bisa mengetahui apakah ada WNI yang ikut mendaftar haji.
Endang mengatakan tidak seluruh pendaftar haji bisa berhaji. “Proses berikutnya diseleksi. Nanti dipilih 60 ribu jamaah sesuai kuota yang ditetapkan,” katanya.
Endang mengatakan, ketika nanti sudah ditetapkan 60 ribu jamaah, kemungkinan bisa diketahui apakah ada WNI di sana ikut mendaftar haji apa tidak.
Dia mengatakan pendaftaran haji dibuka mulai 13 Juni sampai 23 Juni lalu. Sementara itu kemarin (25/6) merupakan waktu bagi para pendaftar haji untuk memilih paket haji. Terdapat tiga jenis paket layanan haji. Dengan biaya berkisar mulai dari 12 ribu riyal (Rp 46 jutaan) sampai 16 ribu riyal (Rp 61 jutaan).
“WNI yang mau mendaftar haji, sebaiknya menyimak pengumuman dan imbauan di media sosial resmi KJRI Jeddah,’’ katanya. Di antara imbauannya itu, WNI yang ingin mendaftar haji dianjurkan untuk mendaftar sendiri melalui website resmi pemerintah Arab Saudi. WNI yang mendaftar haji jangan sampai menggunakan jasa calo untuk mendaftar haji.
Ada sejumlah syarat yang sudah ditetapkan Saudi dalam penyelenggaraan haji 2021. Di antaranya adalah berusia 18-65 tahun. Kemudian belum pernah berhaji dalam tempo lima tahun terakhir. Kemudian sudah divaksin dan membayar biaya registrasi. Pendaftar yang dinyatakan lolos ke dalam daftar 60 ribu kuota jamaah haji, baru diwajibkan membayar biaya paket haji.
Sebagaimana diketahui, tahun lalu Saudi juga menyelenggarakan haji di tengah pandemi. Hanya saja tahun lalu kuota haji yang dibuka hanya seribu jamaah. Dari jumlah tersebut ada 13 orang WNI yang ikut berhaji. Pelaksanaan haji tahun lalu dijalankan dengan protokol yang ketat. Mulai dari rangkaian ibadah di Masjidilharam, wukuf di Arafah, dan di Mina. (jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital