Minggu, 9 Agustus 2026

Unggah Jokowi King of Lips Service, BEM UI Dipanggil Rektorat

Rektorat Universitas Indonesia (UI) melakukan pemanggilan terhadap Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra hari ini, Minggu (27/6/2021). Foto: dok JawaPos.com

PALU EKSPRES, JAKARTA – Rektorat Universitas Indonesia (UI) melakukan pemanggilan terhadap Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra hari ini, Ahad (27/6/2021). Adapun, pemanggilan ini merupakan buntut dari unggahan BEM UI yang memberi gelar Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai King of Lips Service.
“Iya betul (dipanggil karena postingan tersebut),” ujar Leon kepada wartawan, Minggu (27/6).
Leon juga mengaku bahwa surat tersebut baru dikirimkan ke sekretariat BEM UI pukul 14.37 WIB. Sementara itu, dalam surat panggilan tersebut, BEM UI bersama pihak Dewan Perwakilan Mahasiswa UI diminta datang pukul 15.00 WIB.
Dalam surat pemanggilan ini, BEM UI bersama DPM dipanggil oleh Direktur Kemahasiswaan UI Tito Latif Indra. Pihak kampus hendak meminta penjelasan atas pernyataan yang dibuat oleh BEM UI.
“Untuk menyampaikan keterangan dan penjelasan terkait narasi yang disampaikan melalui poster tersebut,” bunyi surat tersebut.
Sebagai informasi, sebelumnya BEM UI lewat akun Instagram mereka @bemui_official menggelari Jokowi sebagai King of Lips Service. Hal ini disematkan akibat Jokowi yang dinilai tak konsisten dalam memberikan pernyataan.
“Jokowi kerap kali mengobral janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selaras. Katanya begini, faktanya begitu,” bunyi siaran pers BEM UI.
Salah satu kejadian yang membuat gelar itu diberikan adalah soal kontroversi UU Ciptaker, Jokowi mengatakan agar bagi masyarakat yang tidak puas, maka dapat mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, di lain sisi Jokowi meminta MK untuk menolak semua gugatan soal UU Ciptaker. (jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital