Minggu, 9 Agustus 2026

Jaga Inflasi Stabil di Sulteng, BI Harap Ada Percepatan Perbaikan Saluran Irigasi Gumbasa Dan Pembangunan Cold Storage

Kepala Perwakikan BI Sulteng Abdul Majid Ikram dalam keter persnya, Selasa malam 4 Januari 2022 disalahsatu restoran di Palu. foto: Hamdi Anwar/Palu Ekspres

Dalam menjaga pencapaian inflasi yang rendah dan terkendali pada tahun 2022, Abdul Majid Ikram mengatakan diperlukan kerjasama pemerintah dan BI dalam wadah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Khususnya dalam optimalisasi program kerja dalam meningkatkan produktivitas dan mengatur pola tanam demi memastikan ketersediaan pasokan volatile food yang cukup dengan harga yang stabil.

Sebab berdasarkan kelompok inflasi, pada Desember 2021 tekanan inflasi tahunan paling besar terjadi pada kelompok administered price yaitu sebesar 4,48persen (yoy) dengan andil sebesar 0,73persen (yoy).

Lalu diikuti kelompok volatile food sebesar 3,01persen (yoy) dengan andil 0,53persen (yoy) serta kelompok inflasi inti yang mengalami inflasi sebesar 1,43persen (yoy) dengan andil 0,95persen (yoy).

Tekanan pada kelompok administered price bersumber dari komoditas angkutan udara yang mengalami inflasi sebesar 20,41persen (yoy) dengan andil sebesar 0,46perse (yoy). Serta komoditas bahan bakar rumah tangga dengan inflasi sebesar 5,57persen (yoy) dan andil sebesar 0,12persen (yoy).

Inflasi pada komoditas angkutan udara jelas Abdul Majid Ikram terjadi seiring dengan peningkatan permintaan saat libur dan perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 serta pembatalan penerapan PPKM.

Sedangkan peningkatan inflasi pada komoditas bahan bakar rumah tangga khususnya LPG terjadi seiring dengan peningkatan harga minyak mentah secara global.

Pada kelompok volatile food, inflasi lanjutnya bersumber dari komoditas minyak goreng yang mengalami inflasi sebesar 27,13persen (yoy) dengan andil sebesar 0,26persen (yoy) serta cabai rawit yang mengalami inflasi yang cukup tinggi sebesar 44,59persen (yoy) dengan andil sebesar 0,18persen (yoy).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital