Minggu, 9 Agustus 2026

Polisi Periksa 60 Sampel Proyektil dan Cocokkan Dengan Temuan di Lapangan. Minta Masyarakat Parimo Tetap Tenang

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto saat menyampaikan perkembangan terkait penyelidikan kasus tewasnya salah satu warga parimo pada unjuk rasa tolak tambang 

PALUEKSPRES, PARIMO – Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto berharap masyarakat di Parimo dan Sulteng untuk tetap tenang pascaricuh penolakan tambang di Kasimbar Parigi Moutong, yang menyebabkan tewasnya Refaldi atau Aldi (21) Warga Desa Tada Sabtu (12/2/2022).

Sebab kata Kombes Pol Didik Supranoto semua permasalahan ini dalam proses penanganan pihak kepolisian.

“Berikan kepercayaan kepada polisi untuk memproses hal ini. Yakin, bahwa pihak kepolisian akan bertindak secara profesional,” ujar Didik Supranoto kepada wartawan di Polres Parimo Selasa sore (15/2/2022).

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan perkembangan penanganan kejadian terkait pemblokiran jalan di wilayah Tinombo Selatan.”

Menurut Didik, sejak Senin 14 Februari 2022 kepolisian sudah mulai melakukan penyelidikan.

Saat ini, tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri, Makassar Sulawesi Selatan sudah melakukan pengambilan sampel dari 20 pucuk senjata api (Senpi). Kemudian, dari masing-masing Senpi ini diambil sampel tiga proyektil. 

“Jadi total sampel proyektil ada 60. Dari 60 sampel ini nanti akan dibawa ke Laboratorium Forensik Polri, Makassar Sulawesi Selatan untuk dicocokan dengan proyektil yang di temukan di lapangan,” jelasnya.

Kemudian, dari kasus tersebut kata dia, sudah keluarkan laporan polisi. Karena perbuatan pidananya sudah ada, yakni dengan adanya orang meninggal dunia. Tetapi untuk tersangka masih dalam proses penyidikan, salah satunya adalah menunggu hasil uji balistik.

“Nanti akan kita cek, kalau memang ada yang cocok siapa pemegang senjatanya baru kita akan sampaikan lagi perkembanganya.” ucapnya.

Lanjut barang bukti lain yang ditemukan di lapangan adalah, satu buah proyektil, dan tiga selongsong peluru, yakni selongsong HS, Rev, dan selongsong gas air mata. Ketiga selongsong ini juga akan dibawa ke Laboratorim Forensik Polri, Makassar Sulawesi Selatan.

“Dan semua senjata yang ada di sini (Polres Parimo), karena proyektilnya sudah ditemukan dan ukuranya sama, baik yang dibawa kesana (Lokasi demo) atau tidak semua diambil sampel.
(asw/PaluEkspres) 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital