Sabtu, 8 Agustus 2026

Sulteng Provinsi Ketujuh  Tuntaskan Penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura didampingi kepala DKP Sulteng Arif Latjuba menandatangani peta Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Jumat (13/5/2022) di ruang Polibu kantor Gubernur. Foto: Istimewa

PALUEKSPRES, PALU–  Sulawesi Tengah (Sulteng) termasuk provinsi ketujuh yang telah menuntaskan penyusunan materi teknis Perairan Pesisir menyusul disetujuinya Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K), Jumat (13/5/2022) di ruang Polibu kantor Gubernur.

 “Sulteng juga masuk sebagai Pemprov yang ke-7 yang memiliki Pertek (Peraturan Teknis) yang siap diajukan dan diintegrasikan dengan matra darat dari ATR BPN,” kata Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Daya Saing dan Pemasaran, Dyah Erowati pada FGD Final Penyusunan Teknis Materi Muatan Perairan Pesisir, Jumat (13/5/2022) di ruang Polibu kantor Gubernur Sulteng.

Dyah secara khusus memberi apresiasi kepada Gubernur Sulteng Rusdy Mastura yang telah memberi support kepada jajaran pejabatnya yang masuk dalam Pokja penyusunan materi teknis muatan perairan pesisir tersebut.

“Terima kasih Bapak Gubernur yang telah mensupport dan menyelesaikan materi teknis ini dan kami akan melanjutkan kerjasama ini antara Pemprov dengan KKP mendatang,” ujarnya.
Ia menjelaskan hasil penyusunan materi teknis ini akan menjadi dasar mengeluarkan izin-izin berusaha di wilayah pesisir.

 “Sesuai Pasal 5, PP 5/2021 tentang Penyelenggaraan  perizinan berusaha berbasis resiko, Perda RZWP-3-K- hasil integrasi akan menjadi dasar pemberian izin di laut yaitu PKKPRL, penegakan hukum  blue ekonomi, keberlanjutan. Itu pesan pak menteri KKP kepada seluruh stakeholder perikanan,” ujarnya.

Ia menambahkan RZWP-3-K- adalah tindaklanjut dari komitmen Presiden Joko Widodo untuk mengimplementasikan Blue Ekonomi yang dilaunching ketika ulang tahun ke-22 KKP tahun 2021. Komitmen tersebut juga menjadi komitmen kepada dunia internasional, di mana Indonesia salah satu negara yang masuk menjadi panel dalam menjaga keberlanjutan penggunaan pesisir pantai dan ruang laut untuk keberlanjutan generasi mendatang. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital