Minggu, 9 Agustus 2026

Penyusunan Daftar Pemilih di Lokasi Khusus, Bawaslu Siapkan Data Sandingan

Penyusunan Daftar Pemilih di Lokasi Khusus, Bawaslu Siapkan Data Sandingan

Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Nasrun berpesan kepada jajaran pengawas kecamatan (Panwascam) agar selalu mencatat setiap peristiwa atau kejadian yang ditemukan oleh pengawas di lapangan dalam melakukan pengawasannya.

“Apapun yang kita temukan, yang kita lihat tolong semuanya dicatat, kuncinya adalah apa yang kita lakukan harus dicatat dan apa yang dicatat itu yang dilakukan. Apa yang menjadi temuan kita tolong untuk dicatat, dituangkan di dalam laporan hasil pengawasan,” kata Nasrun memaparkan materinya pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pengawasan Dalam Penyelenggaraan Tahapan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024, Senin (26/12/2022) di Parigi Moutong.

Rakernis tersebut diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong dan menghadirkan ketua dan anggota Panwascam se-Kabupaten Parigi Moutong sebagai peserta.

Baca juga : Peran Bawaslu dan Gakkumdu Kelak Sangat Mempengaruhi Keadaan Rakyat

Nasrun pada Rakernis  yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong dan menghadirkan ketua dan anggota Panwascam se-Kabupaten Parigi Moutong tersebut menekankan, bila jajaran Panwascam menemukan kendala maka segera berkonsultasi dan berkoordinasi kepada jajaran satu tingkat di atasnya.

Koordinator pengampuh Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Sulteng ini mengungkapkan, tugas sebagai pengawas pemilu itu tidak mudah karena harus tahan terhadap tiga tekanan. Pertama, tekanan politik. Ke dua, tekanan sosial, dan terakhir adalah tekanan dari keluarga.

Selanjutnya, sebagai bentuk tindak lanjut dari arah kebijakan Bawaslu RI sekaitan dengan lahirnya instruksi Nomor 4 Tahun 20222 tentang identifikasi potensi lokasi khusus dalam pengawasan penyusunan daftar pemilih di lokasi khusus pemilu 2024, Nasrun pun uraikan poin-poinnya.

”Kita akan membuat data sandingan dalam pengawasan penyusunan daftar pemilih sehingga akan menambah sedikit kerja dari teman-teman, kita sudah memulai dari instruksi Nomor 4  terkait dengan pemetaan lokasi khusus,” ujarnya.

Nasrun menjelaskan, melalui instruksi Nomor 4  tersebut  mengidentifikasi 9 potensi, di antaranya; Rumah Tahanan atau Lapas, pondok pesantren, panti asuhan, panti rehabilitasi, perusahaan pertambangan, perusahaan perkebunan, kehutanan, rumah sakit, daerah relokasi bencana atau tempat-tempat pengungsian.

Di akhir pemaparan materinya, Nasrun tak lupa mengingatkan kepada peserta Rakernis untuk selalu berada dalam satu barisan demi menjaga marwah dan kebersamaan sebagai pengawas pemilu. “Saya ingin mengingatkan bahwa organisasi Bawaslu ini adalah organisasi yang terpimpin, kolektif kolegial dijunjung tinggi, kalau ada kendala bapak ibu di lapangan dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas tolong konsultasikan satu tingkat di atasnya, jangan ambil keputusan sendiri, jangan membuat barisan sendiri, dan harus terpimpin,” kata Nasrun. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization