Minggu, 30 Agustus 2026

Rapat Konsultasi di Kejati Sulteng, ART : Ada Bupati Terkesan Kebal Hukum

Anggota DPD RI, Abdul Rachman Thaha pada rapat konsultasi antara BAP DPD RI dengan Kejati Sulteng, Kamis (26/1/2023), di aula kantor Kejati Sulteng, secara gamblang menyebut beberapa bupati di Sulteng terkesan kebal hukum. Foto: Abidin/PE

Sejumlah kasus yang mencuat di beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan tindaklanjut proses penanganan perkaranya terkesan lamban, menjadi catatan tersendiri bagi Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr. Abdul Rachman Thaha, SH, MH.
Bahkan, senator dari Sulteng ini menyentil bahwa telah terjadi beberapa kali pergantian pimpinan di kejaksaan tinggi, dan ketika itu juga kasusnya seolah-olah menguap.
Sehingga, pada rapat konsultasi antara Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulteng, Kamis (26/1/2023), di aula kantor Kejati Sulteng, Anggota DPD RI Dr Abdul Rachman Thaha, SH,MH secara gamblang menyebut beberapa bupati di Sulteng terkesan kebal hukum.
“Pak Kajati, beberapa bupati ini terkesan kebal hukum dan ada jaringannya,” kata Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa ART.

BAP DPD RI kunjungi Kejati Sulteng dan menggelar rapat konsultasi, Kamis (26/1/2023), di aula kantor Kejati Sulteng. Foto:  Abidin/PE

Anggota DPD RI dari Dapil Sulteng ini menyebutkan, kasus Pantai Mosing Parigi Moutong misalnya terkesan jalan di tempat.
“Kasus Pantai Mosing, saya tidak tau kenapa kasus itu hanya jalan di tempat. Dari beberapa kepala Kejati hingga terakhir pak Yaqob, terhenti semuanya,” tegas ART.

“Pokoknya ini jadi perhatian khusus pak Kajati. Itu yang saya minta,” tambahnya.

Hal serupa terjadi di Kabupaten Donggala. Temuan BPK RI yang menyebutkan terjadi indikasi kerugian pada sembilan item program di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Donggala. BPK RI yang menyebutkan indikasi kerugian tersebut totalnya sekitar Rp10,50 Miliar.

Makanya, ART meminta ketegasan Kajati Sulteng untuk memproses secara hukum atas kasus-kasus yang terkesan tak tersentuh hukum. Dan, sebagai legislator yang ditempatkan di Komite III, akan terus memantau dan mengawal kasus-kasus tersebut.

“Ini demi rasa keadilan bagi masyarakat. Saya juga tidak pernah mengintervensi kejaksaan,” ujarnya.

Ia menyadari, proses hukum bukan dalam artian oknumnya harus dipenjarakan. Tindaklanjut temuan dengan pengembalian kerugian sesuai rekomendasi BPK RI, juga bagian dari penegakan hukum.

“Bukan memenjarakan orang orang baru dikatakan proses penegakan hukum,” ujarnya.

Untuk diketahui, kasus kasus dugaan korupsi Dana Desa untuk pembukaan jalan umum ke kawasan Pantai Wisata Mosing, Desa Sinei, Kabupaten Parigi Moutong, pada 16 Oktober 2020 telah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Sejumlah kepala desa telah diperiksa pada kasus yang menggunakan dana desa untuk pembangunan jalan umum melalui pembukaan hutan mangrove.

Begitupula lokasi yang menjadi rencana pembangunan kawasan wisata Pantai Mosing merupakan lahan milik pribadi yang didanai dari anggaran negara. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam