Selasa, 11 Agustus 2026

Jaga Pasokan Protein, Kementerian KP Prediksi Produksi Ikan Nasional Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026

Jakarta, PaluEkspres.com – Dalam upaya menjaga pasokan protein hewani bagi masyarakat, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan ketersediaan dan capaian produksi sektor kelautan dan perikanan tetap terjaga. Untuk periode April hingga Desember 2026, total produksi ikan nasional diproyeksikan mencapai 10,57 juta ton.

“Prognosa produksi ikan nasional untuk periode April hingga Desember 2026, kami memproyeksikan total produksi ikan nasional mencapai 10,57 juta ton. Angka ini terdiri dari kontribusi produksi ikan tangkap sebesar 5,42 juta ton, serta produksi ikan budidaya sebesar 5,15 juta ton,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam rapat kerja di Komisi IV DPR, Jakarta, Selasa (7/4).

Pemerintah juga memastikan ketersediaan ikan nasional periode April-Juni 2026 dalam kategori aman dengan memantau ketersediaan kota-kota besar seperti Jakarta, Banjarmasin, Medan, Bandar Lampung, dan Surabaya.

Trenggono menyatakan di tengah berbagai tantangan global sekalipun, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional tetap menunjukkan tren positif. Produksi sektor ini tercatat meningkat secara konsisten, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 3,8 persen sepanjang 2025.

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional hingga saat ini tetap menunjukkan capaian produksi dan ekspor yang terjaga dengan baik. Di antaranya adalah produksi kelautan dan perikanan Indonesia secara konsisten terus mengalami kenaikan, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 3,8 persen pada tahun 2025,” ujar dia.

Berdasarkan data KKP, pada 2025, total produksi mencapai 26,25 juta ton, yang terdiri dari 11,65 juta ton rumput laut, 7,85 juta ton perikanan tangkap, dan 6,75 juta ton perikanan budidaya.

Dari sisi perdagangan, nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada 2025 tercatat mencapai 6,27 miliar dolar Amerika Serikat (AS), tertinggi dalam lima tahun terakhir. Namun, hingga Februari 2026, nilai ekspor kelautan dan perikanan baru mencapai 950 juta dolar AS. Negara tujuan ekspor tertinggi yaitu AS, China, dan ASEAN dengan komoditas terbanyak udang, tongkol/tuna/cakalang, dan cumi/sotong/gurita.

Menghadapi dinamika geopolitik global dan tantangan perubahan iklim, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan pangan, khususnya protein hewani dari sektor perikanan.

“KKP tetap berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa kebutuhan dan ketersediaan protein hewani masyarakat, khususnya dari sektor perikanan, dapat terpenuhi dengan baik,” tegas Trenggono.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization