Senin, 10 Agustus 2026

Suami Depresi, Ibu Buruh Tani Bangga Anaknya Kini Bisa Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat dari Pemerintah

Sragen, PaluEkspres.com – Rasa syukur dan bangga tak bisa disembunyikan dari wajah Punijah (45), seorang buruh tani serabutan yang akhirnya melihat anaknya kembali bersekolah setelah sempat putus di tengah jalan. Di tengah keterbatasan hidup dan beban sebagai tulang punggung keluarga, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi titik balik yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Punijah hidup dalam kondisi serba kekurangan. Rumahnya berdinding gedek dan berlantai tanah. Penghasilannya tak menentu, hanya sekitar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per hari, itu pun jika ada pekerjaan dari tetangga. Di sisi lain, suaminya mengalami depresi dan kerap pergi tanpa kepastian, membuat seluruh tanggung jawab keluarga berada di pundaknya seorang diri.

Dalam kondisi itu, Punijah tak mampu membiayai pendidikan anak sulungnya, Ahmad Lutfi. Sekolah pun terhenti. Lutfi terpaksa bekerja membantu ibunya. Lutfi sempat bekerja di pabrik kerupuk di kawasan Tanon, Sragen, demi menambah penghasilan keluarga.

Namun di balik itu semua, ada keinginan kuat dari sang anak untuk kembali belajar, keinginan yang justru membuat hati Punijah semakin teriris. “Dulu anak saya sudah minta-minta, ‘Mak, aku pengen sekolah lagi’, tapi aku gak mampu, Pak,” katanya sambil menangis. “Karena saya jadi tulang punggung sendirian, saya gak mampu untuk biayai anak saya sekolah.”

Harapan itu kini terjawab. Ahmad Lutfi diterima di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 78 Sragen, tempat di mana seluruh kebutuhan pendidikan dipenuhi tanpa biaya. Mulai dari seragam, sepatu, hingga makan sehari-hari. Bagi Punijah, ini bukan sekadar bantuan, tetapi kesempatan kedua bagi anaknya untuk bangkit.

Tak hanya itu, Punijah juga menerima bantuan dua ekor kambing dari Kementerian Sosial untuk membantu menopang ekonomi keluarga. Meski belum tahu akan dimanfaatkan seperti apa ke depannya, ia bertekad merawat bantuan tersebut dengan sebaik mungkin sebagai harapan tambahan di tengah keterbatasan.

“Alhamdulillah, saya benar-benar bersyukur. Saya tidak mampu, tapi anak saya bisa sekolah lagi, dibimbing dengan baik,” ujarnya lirih.

Rasa bangga itu begitu kuat. Punijah mengaku tak henti-hentinya merasa haru setiap kali mengingat bahwa anaknya kini kembali duduk di bangku sekolah.

“Saya bangga banget, saestu bangga. Ada Sekolah Rakyat, saya bisa sekolahkan anak saya lagi,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Baginya, kebahagiaan ini sederhana namun sangat berarti: melihat anaknya kembali memiliki harapan, kembali tersenyum, dan kembali mengejar cita-citanya. “Sekarang anak saya bisa bangkit lagi, bisa senang lagi. Saya benar-benar bersyukur,” katanya.

Di tengah segala keterbatasan hidup, penghasilan yang pas-pasan, kondisi keluarga yang berat, dan masa lalu anaknya yang sempat putus sekolah, Punijah kini menggenggam harapan baru. Ia hanya ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Pengen jadi orang sukses, dadi anak sing sae (jadi anak yang baik),” tuturnya.

Bagi Punijah, Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar. Lebih dari itu, ia adalah jawaban atas doa panjang seorang ibu yang selama ini hanya bisa pasrah karena keterbatasan. Kini, rasa bangga dan syukur itu menjadi kekuatan baru untuk terus melangkah.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization