Senin, 10 Agustus 2026

Pemerintah Groundbreaking 5 Pembangkit Sampah Juni 2026, Olah 7.000 Ton Limbah per Hari Jadi Listrik

Jakarta, PaluEkspres.com — Pemerintah mengatakan akan memulai pembangunan (groundbreaking) lima proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di sejumlah titik di Indonesia pada Juni mendatang. Jika rampung, seluruh proyek ini diharapkan dapat mengolah lebih dari 7.000 ton sampah per hari.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyebutkan bahwa kelima proyek tersebut akan berlokasi di Kota Bekasi, Kota Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Bandung Raya.

Ia mengatakan bahwa proyek di Bekasi, Yogyakarta, Bogor Raya, dan Denpasar Raya merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. Sementara itu, proyek di Bandung Raya merupakan mandat Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018.

“Target kapasitas input sampah dapat mencapai lebih dari 1.000 ton per hari per lokasi,” ujar Qodari dalam konferensi pers, Rabu (22/4).

Lebih lanjut, ia merinci kapasitas dan area pelayanan untuk masing-masing proyek.

Proyek pertama, lanjutnya, adalah PSEL Denpasar Raya yang direncanakan mampu mengelola 1.200 ton sampah per hari dan melayani Kota Denpasar serta Kabupaten Badung.

Kedua, PSEL Kota Bekasi diharapkan dapat mengolah 1.400 ton per hari. Sementara itu, proyek ketiga adalah PSEL Bogor Raya dengan kapasitas 1.500 ton per hari.

Kemudian, proyek keempat adalah PSEL Yogyakarta Raya dengan kapasitas 1.000 ton per hari. Proyek yang akan melayani Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul ini telah diumumkan lelangnya pada awal April lalu.

Kelima, PSEL Bandung Raya direncanakan memiliki kapasitas terbesar, yakni 1.853 hingga 2.131 ton per hari, dan akan melayani enam daerah, yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Garut.

“Selain itu, terdapat pula proyek di Kota Palembang yang kini proses konstruksinya mencapai 74 persen, dengan target operasional Oktober 2026,” imbuh dia.

Qodari mengatakan bahwa groundbreaking ini diharapkan dapat mendukung target pembangunan PSEL di 30 lokasi atau aglomerasi di 61 kabupaten/kota di seluruh Indonesia pada 2029. Jika seluruhnya terealisasi, kapasitas pengolahan sampah menjadi energi dapat mencapai 33.000 ton per hari, atau setara hampir 23 persen dari total timbulan sampah nasional pada 2029.

Ia menambahkan bahwa langkah ini tidak hanya mengatasi krisis pengolahan sampah, yang saat ini mencapai 141.296 ton per hari, tetapi juga mendukung transisi energi Indonesia menuju energi baru dan terbarukan (EBT).

“Ini menegaskan komitmen pemerintah melalui PSEL sebagai solusi pengelolaan sampah sekaligus langkah menuju pembangunan rendah karbon dan ekonomi sirkular,” pungkas dia.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization