Minggu, 9 Agustus 2026

Soal Modal Usaha UMKM, Begini Sikap Ahok dan Sandi

Kampanye Pilkada DKI Putaran ke Dua
Kampanye Pilkada DKI Putaran ke Dua

PALU EKPSRES, JAKARTA – Salah satu sub topik dalam debat calun gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dengan tema “dari jakarta untuk jakarta” pada malam ini adalah soal permodalan untuk usaha kecil menengan atau (UMKM).

Panelis telah menyiapkan pertanyaan mengenai masalah yang dihadapi oleh para pelaku UMKM, dan dibacakan oleh perwakilan komunitas UMKM pada sesi pertanyaan komunitas.

Kebetulan, yang mewakili untuk membacakan pertanyaan ini adalah Hermawati Setyorini. Ia menanyakan soal modal usaha yang begitu sulit diperoleh oleh para pelaku bisnis UMKM.

Menanggapi hal itu, calon gubernur nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengatakan bahwa soal jumlah dana bukan menjadi masalah. Asalkan para pelaku UMKM bisa menunjukkan alur kas usahanya.

“Makanya kita minta mengurus rekening Bank DKI. Supaya kita bisa monitoring alur kasnya. Tahun ini kami menyediakan anggaran modal untuk UMKM sebesar 1 triliun. Tapi hanya 300 Miliar yang bisa dicairkan,” kata Ahok, Rabu (12/4).

Ahok juga mengatakan bahwa pemnagian hasil usaha dari UMKM yang diberi modal adalah 80:20. 80 persen ke pengusaha dan sisanya ke pemerintah.

“Tapi tolong, uangnya dimasukkan ke bank. Sebab yang paling penting bagi kami memeberi kredit adalah arus kas,” tambahnya.

Berbeda dengan Ahok, Sandiaga Uno menanggapi pertanyaan dari Mermawati, dengan menyampaikan tiga maslah yang saat ini dihadapi oleh para pelaku UMKM.

“Perama adalah lahan usaha. Banyak sekali UMKM yang tidak mempunyai kepastian lahan usaha. Kami punya program OK OC, yang memastikan garansi inovasi dan lahan usaha bagi para UMKM,” kata Sandi.

Masalah kedua kata Sandi, adalah masalah pemasaran. Saat ini kata dia, pihaknya sudah bisa membangun OK OC Mart dengan cara berjaringan.

“Ini adalah bukti, kalau kita berjejaring, kita bisa berpihak pada pedagang kecil. Soal modal, saya mengerti, pengusaha itu dipersulit soal permodalan,”
katanya.

Makanya kata dia, pihaknya akan membuka dan memberikan kredit khusu untuk perempuan. Diberikn tanpa jaminan, dan diberikan mentoring.

(MS/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital