Minggu, 9 Agustus 2026

Setor Rp 100 Juta ke First Travel, Sekarang Gigit Jari

PALU EKSPRES, BEKASI – Korban penipuan dari biro perjalanan umrah First Travel terus bertambah. Mereka masih berharap bisa berangkat ke tanah suci meski, para petinggi penyelenggara umrah itu sudah ditetapkan tersangka oleh aparat kepolisian Polda Metro Jaya.

Enam warga lainnya yang jadi korban berasal dari Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi.
Mereka adalah Kunut, Satu, Samsudin, Maryanah, Rohimah dan Anah. Keenamnya tercatat sebagai warga di RT 003/019, Kelurahan Jatimakmur.

Rohimah (45), salah satu korban menuturkan, dia dan lima warga lainnya tergiur dengan ‘janji manis’ First Travel yang menawarkan umrah murah dengan biaya Rp16 juta per orang.

Lantaran biaya umrah yang begitu rendahnya dibandingkan biro travel lainnya, Rohimah pun ikut menawarkannya ke orang-orang yang dikenalnya.

Dia mengaku menginformasikan biaya umrah murah itu kepada warga karena harga yang ditawarkan lebih murah dibanding lainnya.

Selain itu, pemberangkatannya pun dijanjikan hanya satu tahun. Namun, sampai saat ini tetap tidak diberangkatkan. Perempuan berhijab ini mengatakan, karena percaya dengan hal itu, suaminya pun mendaftar untuk berangkat. Dia sama sekali tidak menyangka kalau kejadiannya akan seperti ini.

Pasalnya, tidak pernah ada keluhan dari warga sekitar yang sebelumnya menggunakan biro perjalanan tersebut. Setelah menawarkan, enam warga sekitar yang ingin melaksanakan ibadah umrah termasuk suaminya dengan biaya yang ditawarkan sebesar Rp16 juta, turut mendaftar.

Total biaya yang sudah disetorkan keenam orang itu nyaris mencapai Rp100 juta. Kemudian warga membayar uang tersebut kepada agensi dengan dua kali pembayaran. Mereka tidak mendapatkan kwitansi langsung dari First Travel. Mereka hanya mendapatkan bukti pembayaran dari agensi yang disebut tinggal di Cimanggis, Depok.

Waktu berjalan, berselang satu tahun keenam warga yang dijanjikan itu tidak diberangkatkan. Pada Juni 2017, mereka diminta menambah biaya dengan janji segera diberangkatkan.

“Saya dari awal kemarin Alhamdulilah banyak yang ikut First Travel dan (perjalanan umrah) memuaskan. Itu bukan orang jauh, tetangga-tetangga juga para guru. Makanya saya ikut,” katanya saat ditemui di kediamannya, Minggu (20/8).

Dia berharap enam orang warga yang ada di lokasi tetap berangkat. Karena itu, Rohimah tidak mengembalikan koper dari First Travel karena masih berharap diberangkatkan.

“Penginnya sih berangkat, makanya orang-orang udah kembaliin koper. Saya nggak. Koper masih di rumah karena saya berharap berangkat. Saya sangat berharap Pak Andhika ini mau bertanggung jawab,” ucapnya.

(neo/pojokjabar/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital