Sabtu, 8 Agustus 2026

Pendaftaran PPPK: Syarat Penting yang Harus Diketahui Honorer K2

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pendaftaran calon PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) dari honorer K2 (kategori dua) akan digelar Februari mendatang. Kriteria apa saja yang akan digunakan, saat ini tengah digodok pemerintah bersama sekretaris daerah se Indonesia.

“Kriterianya masih sementara kami bahas dengan para sekda. Kalau kami tetapkan, takutnya malah memberatkan daerah,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana kepada JPNN, Kamis (24/1/2019).

Meski begitu, Bima mengatakan syarat umum yang harus dipenuhi honorer K2 adalah masa pengabdian tidak boleh putus. Artinya, sejak diangkat sampai hari ini masih bekerja.

“Tidak boleh misalnya bekerja sampai pertengahan 2018, kemudian berhenti, terus lanjut lagi di Januari 2019. Itu sama saja terputus. Yang dimaksud di sini tidak ada jeda, jadi harus berkelanjutan,” terangnya.

Soal masa pengabdian dan usia honorer K2 dalam penentuan prioritas tahapan pertama rekrutmen PPPK, Bima mengatakan, akan dibahas bersama daerah. Apakah pemda ingin yang diangkat pertama adalah usia-usia kritis (mendekati pensiun) atau diacak.

“Kami akan lihat keinginan daerah seperti apa. Yang pasti data 75 ribu honorer K2 sudah valid dan tinggal diumumkan untuk mengikuti tes PPPK,” terangnya.

Dia menambahkan, 75 ribu honorer K2 yang akan diangkat tahap pertama ini sudah dicek by name by adress. Contohnya guru, sudah dicek sekolahnya di mana, mengabdi sejak kapan, dan tidak putus.
“Jadi meski usianya kritis kalau masa pengabdiannya terputus ya tidak bisa diakomodir,” tandasnya.

Tahun ini pemerintah akan mengangkat 150 ribu PPPK dari honorer K2. Tahap pertama diangkat 75 ribu untuk formasi jabatan guru, penyuluh pertanian, dan tenaga kesehatan. Sisanya diangkat pascapilpres.

(esy/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital