Minggu, 9 Agustus 2026

Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 20 Juli

Pantau hilal
Pantau Hilal. Foto: Dok

PALU EKSPRES, JAKARTA–Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah jatuh pada 20 Juli. Ketetapan itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas usai memimpin Sidang Isbat (penetapan) 1 Zulhijjah 1442 Hijriyah yang digelar Kementerian Agama, di Jakarta.
Menurut Yaqut keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan hasil hisab posisi hilal dan laporan rukyatul hilal.
”Sepakat 1 Zulhijjah 1442 Hijriyah ditetapkan jatuh pada hari Ahad (Minggu) tanggal 11 Juli 2021. Dengan begitu, Hari Raya Idul Adha jatuh pada Selasa tanggal 20 Juli 2021,” ujar Yaqut dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (10/7).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, dari semua tim pemantau melihat hilal, Rukyatul Hilal itu mengonfirmasi hasil hisab bahwa hilal di seluruh Indonesia berada di atas ufuk.
”Bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia pada posisi di atas ufuk antara 2 derajat 21 menit, sampai dengan 4 derajat 14 menit,” terang Yaqut.
Yaqut menyampaikan selamat kepada masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Adha 2021. Perayaan itu tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.
”Selamat menyambut Idul Adha, semoga kita semua diberikan kesehatan dan dalam bimbingan dan ridho dari Allah,” ungkap Yaqut.
Adapun pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2021 dilaksanakan pada saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.
Hadir dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring tersebut sejumlah anggota DPR, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan para duta besar negara sahabat, serta para pemimpin ormas Islam.
Kemudian para ahli ilmu falak atau astronomi dari UIN/IAIN, Ketua Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), perwakilan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), Boscha ITB (Institut Teknologi Bandung), serta BIG (Badan Informasi Geospasial) dari Planetarium Jakarta. (jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital