Minggu, 9 Agustus 2026

BSI Perkuat Ekosistem Islami di Lingkungan Kementerian Perdagangan

BSI Perkuat Ekosistem Islami di Lingkungan Kementerian Perdagangan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) bersama Sekjen Kementerian Perdagangan Suhanto (kiri) saat penandatanganan nota kesepahaman terkait penyedian layanan perbankan syariah berupa pengelolaan belanja pegawai dan penyediaan jasa perbankan di Kantor Kementerian Perdagang RI di Jakarta. (13/06) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) BSI terus mendukung penguatan ekosistem Islami, termasuk di lingkungan kementerian dan lembaga. Dengan ekosistem yang modern dan terintegrasi, seluruh pegawai di lingkungan kementerian akan mendapatkan pelayanan lengkap produk dan jasa keuangan syariah.
BSI Perkuat Ekosistem Islami di Lingkungan Kementerian Perdagangan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) bersama Sekjen Kementerian Perdagangan Suhanto (kiri) saat penandatanganan nota kesepahaman terkait penyedian layanan perbankan syariah berupa pengelolaan belanja pegawai dan penyediaan jasa perbankan di Kantor Kementerian Perdagang RI di Jakarta. (13/06) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) BSI terus mendukung penguatan ekosistem Islami, termasuk di lingkungan kementerian dan lembaga. Dengan ekosistem yang modern dan terintegrasi, seluruh pegawai di lingkungan kementerian akan mendapatkan pelayanan lengkap produk dan jasa keuangan syariah.

Jakarta, PaluEkspres.Com — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat ekosistem Islami, salah satunya di lingkungan pemerintahan. Kali ini, langkah tersebut diwujudkan melalui kerjasama BSI dengan Kementerian Perdagangan mengenai pengelolaan belanja pegawai.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyebutkan, melalui kerjasama ini BSI siap memberikan fasilitas layanan perbankan berbasis prinsip syariah kepada pegawai kementerian untuk pengelolaan dana operasional melalui layanan Cash Management System.

“BSI terus mendukung penguatan ekosistem Islami, termasuk di lingkungan kementerian dan lembaga. Dengan ekosistem yang modern dan terintegrasi, seluruh pegawai di lingkungan kementerian akan mendapatkan pelayanan lengkap produk dan jasa keuangan syariah,” kata Anton.

Tidak hanya pembayaran gaji dan tunjangan, pegawai kementerian juga dapat memanfaatkan produk-produk dana tabungan, deposito dan giro, pembiayaan konsumer, hingga penghimpunan dana ZISWAF (zakat, infak, sedekah).

Khusus ZISWAF, BSI telah bekerja sama dengan BAZNAS untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kerja sama ini diyakini mendukung tercapainya realisasi potensi zakat sebesar Rp300 triliun. Zakat aparatur sipil negara (ASN) yang bisa dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ditaksir memiliki potensi mencapai Rp120 triliun jika pembayarannya dilakukan lewat mekanisme potong gaji. Potensi ini pada akhirnya juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Sinergi antara BSI dan Kementerian Perdagangan ini juga menjadi bagian dari usaha kedua belah pihak untuk meningkatkan inklusi keuangan syariah. Penandatanganan dilakukan Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto dengan Direktur Penjualan dan Distribusi BSI Anton Sukarno di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (13 Juni).

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BSI atas pelayanan yang telah diberikan sampai saat ini di lingkungan Kementerian Perdagangan. Semoga sinergi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak,” ujar Suhanto.(**/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital