Minggu, 30 Agustus 2026
Daerah  

Bahas soal Bantuan Rumah Ibadah, Sekretaris BPKAD Jadi Bulan-bulanan Dewan

PALU EKSPRES, PALU – Rapat gabungan Komisi DPRD Sulteng yang membahas bantuan sosial ke rumah ibadah, berlangsung dalam tempo tinggi. Anggota DPRD melalui Lukky Semen, Nurbaya, Aminullah BK, Huismant Bram, Hasan Patongai memborbardir, Sudirman, Sekretaris Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang hari itu tampil ”solo” mewakili Kepala BPKAD Eda Nureli karena berhalangan hadir.

Huismant Bram dari PDIP, menanyakan maksud BPKAD Sulteng tidak membayarkan bantuan sosial 2016. Padahal mayoritas bantuan itu sudah masuk dalam APBD 2016. Anggota lainnya, Lukky Semen juga dari fraksi PDIP malah lebih tegas.

Ia menuding BPKAD sebagai mitra yang tidak becus mengurus manajemen keuangan Pemda. Buktinya, anggaran yang sudah masuk dalam APBD justru tidak bisa dibayarkan. Lukky mengatakan, dengan model pengelolaan keuangan seperti ini, membuat anggota DPRD Sulteng tidak dihargai di mata masyarakat.
”Minggu depan kita reses, kalau begini caranya kita dianggap pembohong karena tidak menepati janji,” ujar Lukky berang.

Mantan anggota DPRD Kota Palu ini, menyentil kebiasaan pejabat di BPKAD yang tidak mengangkat telepon untuk sekadar koordinasi. Pihaknya sering berkoordinasi dengan BPKAD melalui telepon.

”Dan setiap kali ada telepon masuk dari Komisi II sebagai mitra, selalu diabaikan,” kesalnya. Untuk 2016 saja ungkap dia, usulan masyarakat yang proposalnya sudah masuk di BPKAD senilai Rp600 juta.

Sedangkan Nurbaya dari Fraksi PKS, menyoroti kebiasaan oknum di instansi pimpinan Eda Nureli yang gemar mengganti mata anggaran padahal sudah disetujui di Dewan.

”Tolong Pak itu, ada oknum yang suka ganti-ganti mata anggaran di BPKAD, kenapa lancang seperti itu,” kritiknya.

Hal serupa juga dilakukan oleh Aminullah BK, Hasan Patongai, I Nyoman Slamet dan beberapa anggota dewan lainnya.

Menanggapi serangan bertubi-tubi itu, Sekretaris  BPKAD Sudirman merespons santai suara keras para koleganya itu. Menurutnya, pemerintah hanya akan merespons proposal usulan yang lengkap.

Jika ada persyaratan yang tidak terpenuhi maka usulan itu tidak akan dicairkan. Untuk 2016 saja ada 64 proposal yang masuk. Dari jumlah itu baru empat yang bisa dibayarkan. Dan dalam waktu dekat ini menyusul enam proposal yang akan dibayarkan.
”Sisanya kami berkomitmen tetap dicairkan,” ungkap Sudirman.

Selanjutnya, proposal pada 2017 sebanyak 176 buah. Dan ini juga diupayakan akan dibayarkan pada 2017. Jawaban Sudirman ini juga membuat sejumlah anggota dewan meradang.

”Kalau 2016 ada 64 proposal dan hanya 4 yang dibayar, lantas bagaimana nanti yang usulan 2017,” sergah Lukky dengan nada tinggi. Hingga pukul 15.00 wita proses rapat dengar pendapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulteng, Muharram Nurdin masih berlangsung.

(kia/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam