Selasa, 11 Agustus 2026

454 Toilet dan 478 Sekolah Diperbaiki, Pemerintah Percepat Perbaikan Pendidikan di Daerah Transmigrasi

Jakarta, PaluEkspres.com – Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan percepatan pembangunan fasilitas dasar pendidikan di kawasan transmigrasi.

Melalui Kementerian Transmigrasi, program pembangunan toilet dan sarana air bersih (SAB) serta revitalisasi sekolah digulirkan di berbagai daerah terpencil, menghadirkan perubahan nyata bagi siswa dan masyarakat di wilayah transmigrasi.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbaikan fasilitas pendidikan merupakan langkah mendasar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Begitu banyak sekolah-sekolah yang rusak, padahal kalau kita buka-bukaan anggaranya ada, bagaimana bisa satu sekolah toiletnya hanya satu, WCnya satu, bagaimana bisa?. Karena itu sekolah harus bagus, harus bersih, tidak boleh ada sekolah yang atapnya runtuh dan tidak boleh ada sekolah yang tidak memiliki WC untuk anak-anaknya,” kata Prabowo, ditulis Minggu (15/3).

Terbaru, per Minggu (15/3), Kementerian Transmigrasi mencatat sebanyak 454 unit toilet dan sarana air bersih telah dibangun di 27 provinsi yang mencakup 122 kabupaten, 231 kecamatan, dan 399 desa.

Selain sanitasi, pemerintah juga mempercepat revitalisasi sekolah. Hingga saat ini tercatat 478 sekolah telah direvitalisasi di 27 provinsi, meliputi 114 kabupaten, 218 kecamatan, dan 406 desa yang berada di 129 kawasan transmigrasi. Perbaikan tersebut mencakup ruang kelas, atap bangunan, pengecatan, hingga fasilitas pendukung belajar.

Di Sumatra, pembangunan 123 unit toilet dan SAB mengubah kondisi sanitasi di sejumlah sekolah yang sebelumnya masih menggunakan ember, gayung, dan toilet jongkok sederhana. Kini fasilitas tersebut telah diperbarui menjadi toilet duduk yang lebih bersih dan nyaman.

Revitalisasi sekolah juga membuat bangunan yang dulunya kusam dengan cat terkelupas dan atap bolong berubah rapi layaknya sekolah baru.

Di Kalimantan, pembangunan 70 unit toilet dan SAB menghadirkan perubahan penting. Salah satu sekolah yang sebelumnya tidak memiliki toilet kini telah dilengkapi fasilitas sanitasi berstandar baik. Sementara itu, revitalisasi dilakukan di 72 sekolah sehingga siswa tidak lagi belajar di ruang kelas yang bocor ketika hujan.

Di Sulawesi, program serupa menjangkau 158 unit pembangunan toilet dan SAB serta revitalisasi 155 sekolah.

Program ini juga menjangkau kawasan timur Indonesia. Di Maluku, pembangunan 22 unit toilet dan SAB dilakukan di sejumlah titik, sementara revitalisasi berlangsung di 47 sekolah.

Di Nusa Tenggara, pembangunan sanitasi dilakukan di 57 lokasi dengan revitalisasi 51 sekolah. Adapun di Papua, 24 unit toilet dan SAB dibangun bersamaan dengan revitalisasi 32 sekolah.

“Pendidikanlah yang menentukan apakah negara ini menjadi negara miskin atau negara yang baik untuk rakyatnya. Karena itu kita harus memperbaiki sebanyak-banyak sekolah di seluruh Indonesia secepat mungkin,” tambah Prabowo.

Prabowo menegaskan, lingkungan belajar yang bersih, aman, dan layak diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pemerataan pembangunan nasional.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization