Sabtu, 8 Agustus 2026

Ini Buktinya Tim Buzzer Ahok Sebar Berita Fitnah

PALU EKSPRES, JAKARTA – Tim Pemenangan pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI yang bergabung dalam Insider (Anies-Sandi Digital Volunteer) menyarankan buzzer Ahok untuk memverifikasi seluruh kampanye yang sifatnya menyerang pasangan calon Anies-Sandi.

Ia menyayangkan akun @kurawa yang terus menyebarkan fitnah yang tanpa mendasar.

“Ini menjadi contoh kubu sana yang nyebarin hoax, dan dia sudah minta maaf. Masyarakat bisa menilai sendiri siapa dalang penyebar hoax yang sebenarnya. Dari kami jelas koridornya, etika dan UU ITE ini menjadi landasan kita berkampanye melalui media sosial,” ujar koordinator Insider, Anthony Leong dalam siaran persnya, Minggu (9/3).

Anthony menyarankan bahwa buzzer Ahok untuk tidak memperkeruh suasana pilkada DKI ini.

“Kami jelas mau mengisi media sosial ini dengan gerakan Tetap Kampanye Positif. Kami sudah komitmen untuk itu. Kami harapkan jangan ada lagi kampanye yang hanya bisa memperkeruh iklim demokrasi. Soal spanduk syariah, kami sudah klarifikasi, tapi masih aja terus diserang. Jangan karena kita hanya andalkan buzzer akar rumput bisa seolah-olah terus membentuk opini publik sesuai yang mereka inginkan,” kata Anthony.

Sebelumnya, istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla, jadi korban hoax dalam Pilgub DKI Jakarta. Dalam foto yang disebarkan akun pendukung Ahok-Djarot, @kurawa, foto Mufidah Kalla diedit sedang menunjukkan salam tiga jari.

Si pemilik akun @kurawa, Rudi Valinka, akhirnya meminta maaf atas postingannya di twitter itu. Foto yang diedit itu juga sudah tidak ada di timeline @kurawa.

“Saya akan menghapus postingan foto Ibu JK yang mengacungkan jari 3 jika memang berpotensi itu hoax. Mohon maaf kepada Ibu JK,” ucap Rudi dalam akun twitternya, Jumat (7/4).

Sebelumnya Rudi menulis, ‘Memalukan yah istri wapres JK sdh berani terang2an kampanye buat anies sandi.. kalo wapresnya masih diem2’. Dalam foto yang dipostingnya, tampak tujuh orang, termasuk Mufidah, mengacungkan salam 3 jari, simbol dukungan untuk Anies-Sandi.

Jurubicara Wapres JK, Husain Abdullah, buru-buru mengklarifikasi bahwa foto saat Mufidah mengacungkan salam 3 jari tersebut adalah editan, meski sudah menyebar melalui ratusan retweet dari @kurawa.
Ini Buktinya Tim Buzzer Ahok Sebar Berita Bohong

PALU EKSPRES, JAKARTA- Tim Pemenangan pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI yang bergabung dalam Insider (Anies-Sandi Digital Volunteer) menyarankan buzzer Ahok untuk memverifikasi seluruh kampanye yang sifatnya menyerang pasangan calon Anies-Sandi.

Ia menyayangkan akun @kurawa yang terus menyebarkan fitnah yang tanpa mendasar.

“Ini menjadi contoh kubu sana yang nyebarin hoax, dan dia sudah minta maaf. Masyarakat bisa menilai sendiri siapa dalang penyebar hoax yang sebenarnya. Dari kami jelas koridornya, etika dan UU ITE ini menjadi landasan kita berkampanye melalui media sosial,” ujar koordinator Insider, Anthony Leong dalam siaran persnya, Minggu (9/3).

Anthony menyarankan bahwa buzzer Ahok untuk tidak memperkeruh suasana pilkada DKI ini.

“Kami jelas mau mengisi media sosial ini dengan gerakan Tetap Kampanye Positif. Kami sudah komitmen untuk itu. Kami harapkan jangan ada lagi kampanye yang hanya bisa memperkeruh iklim demokrasi. Soal spanduk syariah, kami sudah klarifikasi, tapi masih aja terus diserang. Jangan karena kita hanya andalkan buzzer akar rumput bisa seolah-olah terus membentuk opini publik sesuai yang mereka inginkan,” kata Anthony.

Sebelumnya, istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla, jadi korban hoax dalam Pilgub DKI Jakarta. Dalam foto yang disebarkan akun pendukung Ahok-Djarot, @kurawa, foto Mufidah Kalla diedit sedang menunjukkan salam tiga jari.

Si pemilik akun @kurawa, Rudi Valinka, akhirnya meminta maaf atas postingannya di twitter itu. Foto yang diedit itu juga sudah tidak ada di timeline @kurawa.

“Saya akan menghapus postingan foto Ibu JK yang mengacungkan jari 3 jika memang berpotensi itu hoax. Mohon maaf kepada Ibu JK,” ucap Rudi dalam akun twitternya, Jumat (7/4).

Sebelumnya Rudi menulis, ‘Memalukan yah istri wapres JK sdh berani terang2an kampanye buat anies sandi.. kalo wapresnya masih diem2’. Dalam foto yang dipostingnya, tampak tujuh orang, termasuk Mufidah, mengacungkan salam 3 jari, simbol dukungan untuk Anies-Sandi.

Jurubicara Wapres JK, Husain Abdullah, buru-buru mengklarifikasi bahwa foto saat Mufidah mengacungkan salam 3 jari tersebut adalah editan, meski sudah menyebar melalui ratusan retweet dari @kurawa.
(rmol/fajar)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital