Minggu, 9 Agustus 2026

Prabowo: Tidak Ada Negara yang Bisa Bertahan Tanpa Produksi Pangan yang Berkesinambungan

Tuban, PaluEkspres.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan menjadi faktor utama yang menentukan keberlangsungan sebuah negara. Menurutnya, tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman dan berkesinambungan.

Hal ini disampaikan saat menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Tuban, Sabtu (16/5).

“Aman, tertib, dan lancarnya suatu negara sangat ditentukan oleh pangan,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo mengatakan pandangannya soal pentingnya pangan didapat dari pengalaman mempelajari sejarah dan tata kelola negara. Ia menilai produksi pangan tidak cukup hanya berhasil dalam satu musim panen, tetapi harus terus terjaga dalam jangka panjang.

“Tidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan. Bukan sekali panen bagus, besok-besoknya tidak bagus,” jelasnya.

Prabowo juga mengungkap alasan dirinya merasa dekat dengan petani. Menurut dia, pengalamannya sebagai komandan pasukan tempur membuatnya memahami betapa pentingnya ketersediaan pangan dalam mendukung operasi militer.

“Kalau mau berangkat operasi tempur yang kita cek bukan peluru, tapi ada beras nggak,” katanya.

Prabowo menjelaskan setiap operasi militer selalu dihitung berdasarkan ketersediaan logistik pangan, terutama beras. Ketahanan pasukan, kata dia, sangat bergantung pada pasokan makanan.

Menurutnya, tanpa pasokan pangan yang cukup, tentara juga akan kesulitan menjalankan tugas di lapangan. Karena itu, prajurit sejak awal diajarkan untuk mampu bertahan hidup dan mencari makanan sendiri saat kondisi darurat.

“Kalau ada beras kita hitung berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya kuat untuk lima hari ya lima hari kita operasi, kalau 14 hari ya 14 hari kita operasi. Bayangkan saudara-saudara kalau nggak ada beras? Tentara itu juga susah dia beroperasi,” imbuhnya.

Prabowo kemudian mengenang perjuangan pahlawan kemerdekaan yang hidup dengan keterbatasan. Saat itu, kata dia, perjuangan para pahlawan tetap membara berkat para petani. Sebab, belum ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bisa membiayai.

“Sejarah bangsa mengajarkan kepada kita, waktu kita perang kemerdekaan dulu itu nggak ada APBN, tentara nggak ada gajinya, polisi nggak ada gajinya, nggak ada surat keputusan. Waktu itu para petani yang dukung tentara dan polisi. Rakyat desa keluar memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Mereka punya pisang dikasih, punya ubi dikasih, punya tiwul dikasih,” ucapnya.

Dari pengalaman tersebut, Prabowo mengaku semakin menyadari pentingnya peran petani dan nelayan bagi bangsa. Ia menilai kedua kelompok itu merupakan produsen pangan utama yang menopang kehidupan seluruh rakyat Indonesia.

“Itulah sejarah bagaimana saya semakin sadar pentingnya para petani dan nelayan. (Mereka) adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” kata Prabowo.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization