Minggu, 9 Agustus 2026

Pendapatan Negara Naik 13 Persen, Rasio Defisit APBN April Menurun

Jakarta, PaluEkspres.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per April 2026 mencapai Rp164,4 triliun, atau setara 0,64 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Rasio tersebut menurun dibandingkan posisi akhir Maret 2026 sebesar 0,93 persen terhadap PDB, mencerminkan upaya pemerintah menjaga prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal.

“Ini ada berita gembira. Realisasi sampai dengan April 2026, defisit APBN tinggal Rp164,4 triliun atau 0,64 persen dari PDB,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Selasa (19/5).

Ia melanjutkan, penurunan defisit tersebut tidak terlepas dari meningkatnya pendapatan negara hingga akhir caturwulan pertama 2026.

Purbaya menjelaskan, pendapatan negara mencapai Rp918,4 triliun per akhir April 2026, tumbuh 13,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut, lanjut dia, terjadi di seluruh komponen pendapatan negara.

Penerimaan perpajakan, misalnya, mencapai Rp746,9 triliun per April atau tumbuh 13,7 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) meningkat 11,6 persen secara tahunan dari Rp153,5 triliun pada April 2025 menjadi Rp171,3 triliun pada April tahun ini.

Peningkatan pendapatan negara tersebut turut mendorong keseimbangan primer menjadi surplus Rp28 triliun per April 2026, membaik dibandingkan posisi akhir Maret yang tercatat defisit Rp95,8 triliun.

Sekadar informasi, keseimbangan primer merupakan selisih antara total pendapatan negara dan total belanja negara di luar pembayaran bunga utang.

“Jadi keseimbangan primernya sudah surplus lagi Rp28 triliun, dan ke depan mungkin akan terus membaik,” lanjut dia.

Namun demikian, surplus keseimbangan primer tersebut bukan berarti pemerintah menahan laju belanja negara. Purbaya menegaskan pemerintah tetap akan menggunakan instrumen fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hingga akhir April 2026, realisasi belanja negara mencapai Rp1.082,8 triliun atau tumbuh 34,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar belanja tersebut diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi, termasuk melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), subsidi dan kompensasi, serta bantuan sosial.

“Jadi, kita mempercepat betul-betul belanja pemerintah supaya dampaknya ke ekonomi lebih signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya,” pungkas dia.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization