Sabtu, 8 Agustus 2026

Prabowo: Pemerintah Bangun 2.500 Jembatan, Perbaiki 70.000 Sekolah

Jakarta, PaluEkspres.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan selama hampir dua tahun kepemimpinannya, berbagai capaian pemerintah sudah terlihat nyata. Salah satunya, pemerintah terus memperkuat konektivitas di wilayah pedesaan melalui pembangunan jembatan di berbagai daerah.

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi.

“Kita sudah mendekati 2.500 jembatan seluruh desa-desa di Indonesia,” ujar Prabowo dalam acara peluncuran 10 buku karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, di Jakarta, Jumat (7/8).

Prabowo mengatakan pembangunan jembatan di desa didukung oleh dana desa yang telah berjalan selama satu dekade. Ia menjelaskan setiap desa menerima alokasi sekitar Rp1 miliar setiap tahun yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan.

“Dana desa sudah kita berikan, sudah berjalan 10 tahun. Satu miliar, satu desa, satu tahun. Jembatan di desa harganya mungkin Rp400 juta rata-rata, Rp700 juta, Rp800 juta. Yang besar mungkin Rp2 miliar, Rp3 miliar,” ucapnya.

Selain itu, Prabowo menegaskan pemerintah juga mempercepat rehabilitasi fasilitas pendidikan. Dia mengatakan hingga akhir tahun ini jumlah sekolah yang telah diperbaiki diperkirakan melampaui 70 ribu unit. Pemerintah pun menargetkan akan merevitalisasi 100 ribu sekolah pada 2027.

“Kita akan selesaikan dalam tiga tahun yang akan datang. Semua sekolah di Indonesia akan kita perbaiki,” ujar dia.

Ia mengatakan berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja sama jajaran pemerintah yang terus berupaya mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

“Jadi, saya kira sangat banyak hasil yang kita lakukan, perbaikan yang kita lakukan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo pun mengapresiasi kinerja para menteri yang dinilai telah bekerja dengan penuh keyakinan, berorientasi pada kepentingan rakyat, serta berani mengambil langkah-langkah strategis untuk mempercepat pembangunan nasional.

“Dengan kerja sama yang baik, kerja keras yang baik, keberanian oleh hampir semua menteri, saya lihat percaya diri, orientasi kepada kebenaran, orientasi kepada rakyat, kita akan bergerak lebih cepat lagi,” pungkas Prabowo.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data