Sabtu, 8 Agustus 2026

Selamat dari Bom Kampung melayu, Ini Kesaksian Agung Laksono

PALU EKSPRES, JAKARTA – Bom panci yang diduga dilakukan oleh dua orang pelaku meledak di Terminal Kampung Melayu, Jakarta mengakibatkan 10 orang mengalami luka-laka.

Dewi Sunarti, salah seorang orang tua korban menuturkan, anaknya Nugroho Agung Laksono saat di kejadian berada di Terminal Kampung Melayu. Ketika itu anaknya sedang istirahat sembari meminum es. Namun ketika sedang enak-enaknya menikmati es, tiba-tiba terjadi sebuah ledakan dengan getaran sangat hebat.

Lantas, kata Dewi, anaknya yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir Kopaja 612 dengan jurusan Kampung Melayu-Ragunan itu melihat ke lokasi kejadian. Di sana terlihat ada polisi yang terkapar.

Lalu ketika hendak membantu polisi dengan memanggil warga sekitar, tiba-tiba terdengar lagi suara ledakan yang tak kalah hebatnya. “Kuping Agung pun sampai sakit karena ledakan tersebut sangat kencang,” tutur Dewi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta, Kamis (25/5).

Merasa keadaan sudah mencekam, Agung pun melarikan diri. Sayang upayanya itu tidak bisa dilakukan, karena kakinya terasa berat. Saat dilihat ternyata kaki sudah terluka parah dan berdarah akibat terkena serpihan.

“Dia naik angkot minta dianterin ke RS Budi Asih tapi sopir angkot tidak mau, lalu Agung pergi ke warung kakaknya belum sampai warung Agung sudah pingsan,” ujar Dewi.

Beruntung, sambung Dewi, ada tukang koran datang menyelamatkan anaknya yang berusia 18 tahun itu. Informasi dari tukang koran itu, Agung pingsan di jalan saat diselamatkan. Akhirnya tukang koran itu membawa Agung itu ke RS Premier. “Luka di kaki seperti terbakar,” katanya.

Dewi juga mengaku tidak mengetahui pelaku teror itu siapa. ‎Lantaran pada saat itu hanya mendengar ledakan dan langsung melihat ada polisi terkapar di lokasi.

Sekadar informasi lima orang dinyatakan tewas akibat bom tersebut, tiga orang dari aparat kepolisian dan dua dari terduga pelaku yang melakukan bom bunuh diri. Sementara luka-luka berjumlah sepuluh orang, lima orang polisi dan sisanya adalah warga sipil.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto ‎ mengatakan, bom itu berjenis bom panci yang diketahui isi di dalamnya ada paku dan gotri. Temuan di lapangan panci itu dibeli pelaku di mini market kawasan Padalarang, Jawa Barat. Itu diketahui karena ada struk pembelian panci di salah satu saku pelaku.

(cr2/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital