Sabtu, 8 Agustus 2026

Polda Dalami Keterlibatan JK dengan Jaringan Teroris

Teroris Kediri

PALU EKSPRES, SAMARINDA – Polda Kalimantan Timur masih mendalami keterkaitan warga Filipina berinisial JK (30) dengan jaringan teroris.

Berdasarkan perkembangan terbaru, JK yang ditangkap di Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (23/6) tak memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris. Meski begitu, Polda Kaltim enggan melepas JK begitu saja.

“Pengembangan masih berjalan, anggota sedang lakukan penghimpunan data,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, Selasa (27/6).

Dia menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Densun 88 untuk menggarap JK.

“Kami berkoordinasi dengan anggota Densus 88 untuk mengetahui apakah yang bersangkutan terkait kelompok tertentu,” ujar Ade.

Saat ini, petugas sudah menyita beberapa barang milik JK.

Di antaranya, paspor, tiket pesawat, kartu identitas (IC) Filipina, file pekerjaan, smartphone, dan satu hard disk.

Ada pula buku panduan tata bahasa Melayu, buku cerita Sharifah Abu Salem, buku agenda pribadi, tas ransel beserta pakaian, dan minuman kemasan.

Dia menjelaskan, penangkapan bermula saat personel polsek yang dipimpin Ipda A Dalimunthe melaksanakan pengawasan orang dan barang penumpang dengan tujuan Tarakan maupun sebaliknya di Dermaga UPP Sei Nyamuk, Desa Sei Pancang, Sebatik Utara.

Saat itu, petugas memeriksa calon penumpang CB Sinar Baru.

Personel Polsek Sebatik Timur menemukan seorang calon penumpang yang tidak memiliki identitas.

“Pada saat yang hampir bersamaan, ada petugas karantina melihat sebuah dokumen yang mengapung di bawah jembatan dermaga, lalu mengambilnya. Ternyata isinya sebuah paspor Filipina. Barang tersebut langsung diserahkan kepada personel kepolisian yang sedang bertugas di dermaga,” kata Ade.

Aparat langsung melakukan crosscheck kepada salah satu calon penumpang yang tidak dapat menunjukkan kartu identitas tersebut.

Setelah dicocokkan ternyata ada kemiripan antara foto di paspor dengan wajah orang yang tidak dapat menunjukkan kartu identitasnya, yakni JK. “Sengaja dibuang,” tuturnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, JK melakukan perjalanan dari Manila, Filipina menuju kota Kinabalu, Sabah, Malaysia pada April 2017 menggunakan Cebu Pacific Air.

Dengan paspor kunjungan, JK tinggal di kampung Hiltob Sentosa, Tawau, Sabah Malaysia selama kurang lebih sebulan.

“Rencananya melanjutkan perjalanan ke Tolitoli, Sulawesi Tengah dengan alasan untuk bertemu keluarga,” jelas Ade.

(aim/riz/k18)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital