Minggu, 9 Agustus 2026

Pemblokiran Medsos dan Matinya Industri Kreatif

Pendapat Ulfiani diamini, koleganya yang lain Henny. Tak bisa dimungkiri saat ini sosial media ungkap perempuan lajang ini, menjadi salah satu sarana untuk melakukan promosi.

Jika benar pemerintah akan menutup sosial media, maka akan banyak pelaku usaha yang kehilangan peluang sekaligus kehilangan kesempatan memperbaiki hidupnya.
Pasalnya, orang-orang seperti dirinya tidak bisa melakukan promosi usaha. “Kami menggunakan sosial media, lebih untuk melakukan promosi produk, entah hasil olahan sendiri ataupun produk milik korporasi besar. Bagi saya ini kemunduran,” ungkap Henny penjual kue paranggi ini.

Jika tak ada sosial media, sambung perempuan berjilbab itu, otomatis omzet penjualan akan menurun drastis. Promosi yang dilakukan melaluli jejaring pertemanan online lebih efektif, karena menjangkau lebih luas ketimbang melakukan promosi offline.

“Rezim ini akan dicatat sebagai rezim yang mematikan industri kreatif,” kesalnya.

Perspektif yang agak beda dikemukakan Dian Adisty Nursyamsu. Mengelola penjualan kuliner online melalui akun Kue Bosa V di Facebook, Adys mengaku telah mempersiapkan sejumlah langkah jika media online akan diblock total oleh pemerintah.

“Insya Allah saya dan keluarga tidak mempermasalahkan seandainya pemerintah menutup semua aplikasi media sosial. Kami yakin rejeki berjalan di atas jalurnya pada setiap mereka yang berusaha. Insya Allah tidak ada rejeki yang tertukar. Saya lillahi taala saja,” katanya bijak.

Walau demikian bukan berarti Adys dan suaminya tidak menyiapkan alternatif lain. Melalui aplikasi i-food Palu, bisninya dijamin akan tetap eksis di jagat virtual.
Selama ini ungkap perempuan berjilbab ini dengan bisnisnya rejeki tetap datang dari arah yang tidak disangka-sangka. “Saya yakin ini bukan masalah medsos tapi soal bagaimana pertolongan Allah datang pada setiap kita yang selalu berusaha,” katanya menambahkan.

Hari ini Senin 17 Juli 2017, adalah batas akhir pemerintah memblokir akses aplikasi yang hadir di jagat virtual tanah air sejak 2013 silam. Tak hanya sampai di situ.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital