Minggu, 9 Agustus 2026

Dugaan Korupsi Dermaga Sabang, KPK Buru Izil Azhar

PALU EKSPRES, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi berencana memburu dan menentukan langkah yang tepat untuk mencari keberadaan Izil Azhar. Dia merupakan tersangka dugaan gratifikasi terkait proyek Dermaga Sabang, Aceh.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut, dalam kasus ini Izil sudah dua kali mangkir ketika dipanggil KPK sebagai tersangka. Namun atas panggilan tersebut, dia mengkir.

“Nanti tentu kami akan lebih mengintensifkan proses pencarian dan akan dibicarakan lebih lanjut langkah apa yang akan diambil,” ucapnya pada awak media, di gedung merah putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2018).

Selain mangkir ketika dipanggil sebagai tersangka, Izil juga mangkir ketika dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf (kini terdakwa). Atas ketidakhadiran Izil, KPK pun tengah mempertimbangkan untuk melakukan langkah hukum selanjutnya.

“Kami pertimbangkan lebih lanjutnya. Sejauh ini dua kali dipanggil sebagai tersangka dan dua kali dipanggil sebagai saksi untuk perkara yang lain itu tidak hadir,” imbuh Febri.

Dalam kasus dugaan gratifikasi dermaga Sabang ini, KPK menetapkan dua orang tersangka. Mereka adalah Irwandi dan Izil. Total dugaan gratifikasi sekitar Rp 32 miliar.

Izil disebut KPK merupakan salah satu orang kepercayaan Irwandi. Keduanya disangka melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junctoPasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Selain itu, KPK menduga ada kerugian keuangan negara Rp 313 miliar karena adanya penyimpangan dalam proyek itu.

Dalam perjalanannya, ada sejumlah orang yang sudah divonis, yaitu Heru Sulaksono (mantan Kepala PT Nindya Karya cabang Sumatera Utara), Ramadhani Ismy (mantan PPK), Ruslan Abdul Gani (mantan Kepala BPKS sekaligus KPA), Teuku Syaiful Ahmad (unfit to trial/dilimpahkan ke Kejagung untuk digugat perdata TUN). Ada juga dua korporasi, yaitu PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati yang tengah berjalan penyidikannya.

(ipp/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital