Senin, 10 Agustus 2026

Makam Pendeta Susianti jadi Monumen Rekonsiliasi

TABUR BUNGA-Mantan Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Pdt Yuberlian Padele, menabur bunga di makam Pendeta Susianti Tinulele, di monumen rekonsiliasi, Minggu 20 November 2016. (foto: IMAM/PE)

Simbol Kekerasan Dibalas Kasih

PALU, PE – Lebih dari dua belas tahun yang lalu, tepatnya pada 18 Juli 2004, Pendeta Susianti Tinulele, yang sedang memberikan khotbah di hadapan Jemaat Gereja Effatha, Jalan Banteng Palu Selatan, tewas tertembak sekelompok oknum tak dikenal.
Untuk mengenang peristiwa memilukan tersebut, dibangunlah sebuah monumen, yang dinamakan monumen rekonsiliasi, di halaman Gereja Effatha.
Monumen ini ebagai simbol cintakasih. Bahwa kekerasan dan kebencian hanya akan melahirkan hasil-hasil yang negatif. Makam Pendeta Susianti, yang awalnya berada di Pemakaman Kristen Talise, kemudian dipindahkan tepat di tengah-tengah monumen rekonsiliasi, yang diresmikan oleh Asisten II Pemprov Sulteng, Elim Somba, Minggu 20 November 2016.
“Monumen ini dibangun untuk  memperingati kematian Pendeta Susianti. Monumen ini menunjukkan bahwa kita tidak pernah setuju dengan kekerasan, kebencian kita balas dengan kasih sayang,” jelas Ketua Umum Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) terpilih, Pendeta Jetroson Rense.
Jetroson berharap, dengan keberadaan monumen tersebut, semua pihak bisa turut melangkah bersama tanpa memandang latar belakang apapun, baik agama, suku maupun ras.
“Monumen ini dapat menambah khazanah wisata rohani di Palu, dan di Sulteng pada umumnya,” kata Ketua Panitia pembangunan monumen, Max Well Pulu, menambahkan.
Sementara itu, mewakili Gubernur Sulteng, Asisten II Pemprov Sulteng, Elim Somba, menyampaikan, peristiwa yang terjadi lebih dari satu decade lalu tersebut, hendaknya menjadi momen penting yang dapat dijadikan pelajaran, untuk semakin memperkuat persaudaraan seluruh elemen masyarakat.
“Karena dengan persaudaraan dan kesatuan yang kuat, kita tidak akan mudah dipecah belah. Kami mengajak kita bersama-sama membangun daerah,” ujar Elim membacakan sambutan Gubernur.
Peresmian monumen rekonsiliasi, dirangkaikan dengan acara penutupan Sidang Sinode ke-46 GKST. Salah satu keputusan penting yang dihasilkan Sidang Sinode ke-46 GKST, adalah memilih Pendeta Jetroson Rense sebagai Ketua Umum Majelis Sinode GKST periode 2016-2021. (mg01)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization