Sabtu, 8 Agustus 2026

Satu Lagi Medali Perak untuk Sulteng dari Atletik

PALUEKSPRES, PAPUA- Detik-detik penutupan PON XX Papua, Sulawesi Tengah masih terus mendulang prestasi di Bumi Cendrawasih Papua. Kabar baik itu datang dari Cabang Olahraga Atletik yakni Noveldi Petingko.

Kemenangan tipis di detik-detik finish lari maraton 10.000 meter dimenangkan Noveldi atas Irmansyah asal Kalimantan Barat. Sedangkan Agus Prayogo asal Jawa Barat meraih medali emas dengan kemenangan selisih waktu 40 detik atas Noveldi.

Noveldi dengan nomor punggung 281 menyelesaikan waktu pada 31:46.39 dan disusul atlet asal Kalimantan Barat 31:46.40. Selisih 0,1 detik. Sedang Agus Prayogo 31:40.35.

Putra Pamona itu langsung disambut ketua kontingen cluster Mimika Budiarjo Tone beserta rombongan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah Mimika (KKSTM) dan Keluarga Sintuwu Maroso Kabupaten Poso.

“Alhamdulillah, detik-detik terakhir kami di Mimika, inilah yang dapat kami persembahkan untuk Sulteng. Atlet atas nama Noveldi telah memberikan yang terbaik untuk kita semua,” ungkap Budiarjo.

Perolehan sementara, Sulawesi Tengah telah mengantongi 1 emas, 4 perak, 6 perunggu. Total 11 medali telah dipersembahkan untuk Sulawesi Tengah.

Di lokasi yang sama, pelatih atletik juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah yang telah memberikan doa dan dukungan kepada semua atlet Sulteng.

“Ini adalah hadiah dari Bumi Cendrawasih Papua, khususnya Kabupaten Mimika yang juga bagian dari Cluster PON XX Papua. Terima kasih banyak warga Sulawesi Tengah yang telah memberikan dukungan dan doa kepada seluruh atlet Sulteng yabg berlaga di PON Papua”, ujar Supardin, Selasa, 12 Oktober 2021.

Kata “Pakaroso” menggelora di Sport Center Mimika (SCM). Supporter Sulawesi Tengah mendominasi atas supporter dari provinsi lain.

“Pakaroso! Sulteng Pakaroso! Ayo Noveldi. Pakaroso!”, sorak semarai supporter Sulawesi Tengah.

Usai pengalungan medali, atlet yang akrab disapa Veldi itu menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan supporter asal Sulteng dan seluruh warga Sulawesi Tengah yang menonton via virtual. (Humas KONI Sulteng/bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital