Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Mencuat Suara Siluman di Pemilihan Ketua KKSS Sulteng di Luwuk Banggai

Mencuat Suara Siluman di Pemilihan Ketua KKSS Sulteng di Luwuk Banggai
(Dari kiri ke Kanan) Calon ketua Akhmad Sumarling SE, Dr H Huzaema, dan H Tjabani (incumbent). Foto: Istimewa

Pada saat voting suara pada Musyawarah Wilayah (Muswil) IV Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulawesi Tengah di Luwuk Banggai pada 18 Februari 2023,  semestinya Pengurus Pusat KKSS tidak ikut memberikan suara dengan alasan suara sudah ganjil. Kecuali kertas suara genap maka pengurus pusat ikut memberikan suaranya.

Hal yang menarik sebelum dilakukan voting, pemilik suara sah yang sebenarnya hanya 23 suara. Dan, indikasi  kecurangan mulai mencuat ketika H. Tjabani naik memberikan suara atas nama pengurus wilayah, sementara pengurus wilayah sudah Demisioner.

Tidak cukup sampai di situ, indikasi pelanggaran pemilihan yang sangat nampak adalah H. Tjabani mengisi 2 lembar kertas suara atas nama pengurus wilayah KKSS Sulteng.  Sehingga, total 26 suara, yang semestinya hanya 23 suara.  

Baca juga : KKSS Parimo Beri Bantuan 1,1 Ton Beras kepada Korban Gempa Majene, Sulbar

Dan ditambahkan pengurus pusat dan wilayah KKSS Sulteng ikut memberikan suara maka total suara yg sebenarnya adalah 25 yang dihitung oleh pimpinan sidang disaksikan oleh peserta.

Namun setelah penghitungan suara, mencuat suara siluman dengan bertambahnya satu suara sehingga totalnya menjadi 26 suara.  Rinciannya,   

H. Tjabani = 11 suara

Huzaema = 7 suara

Akhmad Sumarling = 8 suara.

Maka total  26 suara.

Hasil perhitungan sebenarnya jika dilakukan dengan jujur dan adil adalah;

H. Tjabani = 8 suara

Dr Huzaema= 7 suara

Akhmad Sumarling =  8 suara

Sehingga pemilik suara sah yang sebenarnya adalah 23 suara.

Kecurangan hasil pemilihan dengan mencuatnya suara siluman akan membawa konsekuensi hukum,  bahwa hasil perhitungan suara adalah tidak sah maka wajib melakukan perhitungan suara kembali.

Dan, perhitungan suara kembali harus diambil alih oleh pengurus BPP KKSS. Karena pengurus wilayah KKSS Sulawesi Tengah telah dibubarkan atau didemisionerkan oleh sidang Muswil.

Karena hasil ini ditemukan Kecurangan maka, BPP KKSS tidak dapat men-SK-an pengurus Wilayah KKSS Sulawesi Tengah hasil Muswil IV di Luwuk Banggai, sebelum melakukan perhitungan suara ulang. (***/bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital