Minggu, 9 Agustus 2026

Hadiri ‘Kebraon Mengaji’, Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Masjid Dijadikan Center of Gravity Keumatan

Hadiri 'Kebraon Mengaji', Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Masjid Dijadikan Center of Gravity Keumatan
Hadiri 'Kebraon Mengaji', Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Masjid Dijadikan Center of Gravity Keumatan. Pangdam V Brawijaya Mayjen Farid Makruf memberikan tali asih kepada masjid Kebraon Surabaya/ foto: JafarGbua

Hadiri ‘Kebraon Mengaji’, Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Masjid Dijadikan Center of Gravity Keumatan. Program Kebraon Mengaji dan Pesantren Subuh yang digelar Takmir Masjid Almuhajirin yang menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keumatan harus diapresiasi.

Demikian disampaikan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, MA., saat memberikan motivasi pada wisuda santriwan dan santriwati Pesantren Subuh di Masjid Al-Muhajirin, Kebraon, Surabaya, Minggu (19/3/2023).

Danrem 132/Tadulako 2020-2021 ini mengenang masa kecilnya yang lekat dengan Masjid. Sebab dirinya tidak masuk Pesantren, maka mengaji dan belajar agama terpusat bahkan bermain di masjid, di kampung halamannya di Tanah Merah, Bangkalan, Madura. Jadi, menurutnya, kalau ada anak-anak yang bermain di masjid biarkan saja. Itu akan mendekatkan mereka pada masjid dan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatannya.

“Apa yang dilakukan Takmir Almuhajirin ini yang namanya memakmurkan masjid. Memakmurkan masjid itu bukan membangun masjid yang mewah dan megah, tapi menjadikan masjid sebagai center of gravity keumatan, pusat kegiatan sosial kemasyarakatan dan pendidikan. Masjid adalah sarana komunikasi sosial yang tepat,” sebut Mayjen TNI Farid Makruf.

Ia berjanji akan menyampaikan ini ke Gubernur Khofifah Indar Parawansah agar program semacam ini bisa diintensifkan di masjid-masjid yang ada di Jatim.

Benteng Terakhir Melawan Radikalisme

Di hadapan para santri dan jamaah Subuh Almuhajirin, mantan Danrem 162/Wira Bhakti, Mataram 2016—2018 ini menyebutkan bila anak-anak muda rajin ke masjid, ia akan terhindar dari radikalisme, pergaulan bebas dan narkoba.

Ia mengisahkan ketika dirinya ditempatkan di Bima, Nusa Tenggara Barat dan Poso, Sulawesi Tengah di Mana masjid dijadikan pusat deradikalisasi. Ia melawan radikalisasi yang juga dilakukan di masjid-masjid tertentu dengan cara masuk ke tempat-tempat itu melawan dengan literasi antiradikalisme.

“Jadi masjid adalah benteng terakhir melawan radikalisme, melawan pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. Anak-anak yang sejak dini dekat dengan masjid pasti akan terhindar dari itu semua,” tekan mantan Kepala Penerangan Kopassus ini.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin Drs. H. Qomari, mengapresiasi kehadiran Pangdam V/Brawijaya yang telah berkenan menyapa para santri di Pesantren Subuh dan masyarakat Masjid Almuhajirin.

“Kami sangat berbahagia dan berbangga hati karena di tengah kesibukan Bapak Pangdam V/Brawijaya dan jajarannya, masih berkenan hadir untuk menyapa kami masyarakat Masjid Almuhajirin. Semoga sentiasa sehat dan diberkahi sehingga bisa terus menjadi pribadi bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” hematnya. (*/aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital