Sabtu, 8 Agustus 2026

Klarifikasi Gerindra soal Tudingan La Nyalla

PALU EKSPRES, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya (PP Satria) Nizar Zahro menyesalkan tudingan La Nyalla Mattalitti (LNM) kepada Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Nizar mengatakan La Nyalla tidak bijaksana melampiaskan kegagalan sebagai calon gubernur (cagub) Jawa Timur (Jatim) terhadap Partai Gerindra.

Menurut Nizar, LNM tidak bisa memenuhi surat tugas yang berisi mandat tidak mendapatkan mitra koalisi sebagai prasyarat melengkapi dukungan partai sehingga dia bisa mencalonkan diri sebagai cagub Jatim.

Wakil ketua umum Partai Gerindra itu lantas mengutip pengakuan LNM dalam suratnya.

“Hingga batas waktu penugasan dari Partai Gerindra, belum ada keputusan dan sikap politik dari Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan terkait diri saya. Atas hal tersebut, saya kembalikan mandat penugasan tersebut kepada Bapak selaku pemberi tugas. Selanjutnya, sebagai kader, saya serahkan semua keputusan politik kepada Partai Gerindra,” ujar Nizar mengutip surat LNM.

Nizar juga menganggap aneh pernyataan La Nyalla yang menuding Prabowo telah menyia-nyiakan perjuangannya dalam mengibarkan spanduk Partai Gerindra di Jatim.

Termasuk juga ikut berjuang memenangkan Partai Gerindra dan Prabowo dalam pilpres.

Menurut Nizar, sudah menjadi kewajaran bahkan keharusan LNM sebagai kader Partai Gerindra melakukan itu.

“Maka menjadi aneh jika Saudara LNM menyampaikan ini padahal LNM mengaku sebagai kader Partai Gerindra,” ungkap Nizar.

Pernyataan LNM yang tak mau lagi berjuang dengan Partai Gerindra itu juga dianggap Nizar sebagai sikap politik yang menunjukkan La Nyala berhenti menjadi kader partainya.

“Tentu Partai Gerindra tidak bisa menghalang-halangi keinginan tersebut,” tegasnya.

Nizar mengatakan, soal isu lain yang terlanjur tersebar melalui media baik online maupun sosial bahwa ada permintaan uang saksi merupakan bagian tugas yang tertera.

Dalam surat nomor 12-0036/B/DPP-GERINDRA/Pilkada/2017 dijelaskan bahwa nama La Nyalla sebagai cagub Jatim sedang diproses oleh DPP Partai Gerindra.

Karena itu, selain permintaan mencari mitra koalisi, La Nyalla juga diminta untuk menyiapkan kelengkapan pemenangan untuk kepentingan pemenangannya sendiri.

“LNM sudah mengembalikan mandat itu akibat tidak mampu melaksanakan yang surat tugas yang berupa mandat dari Partai Gerindra,” tuntasnya.

(boy/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital