Minggu, 9 Agustus 2026

Arus Balik, Penumpang Kereta Api Tujuan Jakarta Membeludak

PALU EKSPRES, JAKARTA – Arus balik di stasiun Kereta Api Cirebon, terus mengalami lonjakan penumpang pada H+5 angkutan lebaran. Dari mulai H+4, Selasa (19/6) kemarin hingga H+5, Rabu (20/6) ini, keberangkatan penumpang menuju sejumlah stasiun di Jakarta mencapai 8.900 lebih penumpang.

Diprediksi, puncak arus balik jalur kereta api akan terjadi pada Minggu (24/6) malam. Manajer Humas PT KAI Daop III Cirebon, Krisbiyantoro mengatakan peningkatan penumpang arus balik pada H+5 Lebaran ini terjadi di Stasiun Cirebon menuju Jakarta.

Dikatakannya, penumpang arah Jakarta sudah mencapai lebih dari 8.900 penumpang. Dengan demikian, Stasiun Jatinegara, Senen dan Stasiun Gambir akan disesaki belasan ribu penumpang dari Cirebon dan stasiun dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Penumpang berangkat dari stasiun di wilayah Cirebon sendiri sudah mencapai 8.900 penumpang. Belum dengan penumpang dari stasiun lain dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dipastikan malam ini stasiun-stasiun di Jakarta akan disesaki penumpang dari berbagai daerah,” ujarnya di Stasiun Cirebon.

Kris menyebutkan, lonjakan penumpang arus balik menuju arah Jakarta diprediksi akan terus mengalami kenaikan hingga Minggu (24/6) mendatang.

Hal itu dikarenakan, pada akhir pekan ini para Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah mulai kembali bertugas. Sehingga mereka akan berdatangan di Jakarta sehari sebelum hari normal kerja.

“Karena Senin depan sudah kembali normal kerja, para pegawai memilih waktu arus balik pada hari Minggu nanti,” katanya.

Kris juga menyebutkan bahwa lonjakan penumpang arus balik tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 12 persen. Peningkatan tersebut terjadi karena selain PT KAI menambah jumlah gerbong kereta, masyarakat memilih Kereta Api karena lebih tepat waktu dan tiket bisa dipesan jauh-jauh hari.

“Tahun ini penumpang arus balik mengalami peningkatan 12 persen dari tahun sebelumnya. Bila kami menambah rangkaian kereta tambahan, maka jumlah pemudik dan arus balik akan meningkat lebih besar,” pungkasnya.

(wiw/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital