Senin, 10 Agustus 2026

Bangunan Kantor KEK Palu Mulai Retak

MULAI RETAK – Kantor Administrator KEK Palu saat ini belum dilengkapi fasilitas air bersih dan kamar mandi. (foto: HAMDI ANWAR)

Tak Dilengkapi WC, Listrik dan Air

PALU,PE – Konstruksi gedung kantor Administrasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu nampaknya gagal konstruksi. Setidaknya jika melihat langsung kondisi bangunan yang saat ini terlihat mulai mengalami keretakan.

Di lokasi KEK sendiri terdapat tiga bangunan kantor. Satu ditempati Administrator KEK dan dua lainnya sedianya akan ditempati PT Bangun Palu Sulteng (BPS) yang mengelola urusan bisnis dalam kawasan. Namun hingga kini dua bangunan ini belum juga ditempati.

Di gedung kantor Administrator, retak mulai terlihat sisi kiri bagian depan bangunan. Memanjang dari bawah ke atas. Sejumlah ruangan dalam kantor Administrator KEK juga terlihat retak-retak kecil dengan panjang dua hingga tiga meter.

Belum lagi banyak tripleks plafon bangunan yang mulai terkelupas. Sejumlah kamar mandi di kantor itu terlihat belum rampung hingga tak bisa digunakan untuk sekedar buang air. Tak ada sambungan air dikantor itu. Demikian halnya dengan instalasi kelistrikan. Belum semua ruangan teraliri listrik. Bisa dibilang belum memadai untuk ditempati berkantor.

Administrator KEK Palu, Susi Elvira Mastura dikonfirmasi mengenai kondisi kantornya enggan berkomentar banyak. Ditemui di kantornya Selasa 31 Januari, Susi menuturkan tidak tahu menahu soal pekerjaan kantor tersebut. Namun katanya kantor tersebut dikerjakan langsung pemerintah pusat melalui APBN tahun 2015. Setelah rampung barulah ujar Susi kantor itu diserahkan kepada Pemkot Palu.

“Kami tidak bisa berbuat banyak, sebab saya belum lama di lantik sebagai Administrator. Namun kendati dengan kondisi seperti ini kami kami tetap menjalankan rutinitas sebagai mana mestinya,”jawab Susi kepada wartawan. Susi mengaku tidak mau melihat kebelakang untuk melaksanakan tugas meski dengan kondisi yang minim fasilitas penunjang. Pihaknya ingin fokus pada tugas yang diberikan yaitu menjalankan perangkat penunjang keberlanjutan KEK Palu.

Kepada wartawan, Susi tidak memungkiri bahwa hingga saat ini gedung yang sedianya ditempati PT BPS berkantor memang belum memadai untuk ditempati. “Iya PT BPS belum menempati gedung itu karena belum ditunjang fasilitas air bersih dan listrik yang belum tersedia,”pungkasnya. Informasi yang didapat, pembangunan tiga kantor

KEK itu dikerjakan langsung oleh pihak Kementerian Perindustrian tahun anggaran 2015. Untuk kepastian nilai anggarannya belum ada pihak yang bisa memberi keterangan. Namun diperkirakan proyek itu menelan anggaran hingga miliaran rupiah.

Diperoleh juga informasi, bahwa mengenai pembangunan gedung itu kini telah menjadi materi pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulteng.(mdi)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization