Palu, PaluEkspres.com – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Legowo W.R Jatmiko, S.I.P, MM didampingi Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Christiana Sari Proboningrum melaksanakan ramah tamah dengan Forkopimda Sulawesi Tengah, di Rumah Jabatan (Rujab) Siranindi II Jln Moh Yamin, Palu, Selasa malam (29/8).
Kedatangan Pangdam XIII/Merdeka beserta rombongan disambut hangat Gubernur H. Rusdy Mastura didampingi Ketua TP PKK Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos, M.Si serta Wagub Drs. H. Ma’mun Amir.
Dalam perkenalan singkatnya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Legowo W.R Jatmiko, S.I.P, MM menuturkan bahwa ini merupakan kali pertamanya mengunjungi Sulawesi Tengah.
“Saya pernah tugas di Sulawesi yaitu Sulawesi Selatan, kemudian di Sulawesi Utara, Saya pernah menjadi Komandan Kodim Sangihe Sangir Talaud Sulawesi Utara, kemudian Saya Dandim Manado juga, Saya pun pernah tugas di Gorontalo perwakilan Kementerian Pertahanan di Gorontalo,”terang Alumni Akmil 88, Mayjen TNI Legowo W.R Jatmiko.
Diakuinya, hubungan Sinergitas di Sulawesi Tengah sudah terbangun dengan sangat baik.
“Semoga Sinergitas yang terjalin baik ini terus kita tingkatkan antara TNI/Polri, Pemda dan Tokoh Masyarakat,”ungkapnya.
Ia pun meminta Danrem 132/Tadulako dan jajaran TNI yang ada di Sulteng membantu Pemda, agar kerjasama yang sudah berjalan selama ini terus terjalin dengan baik.
Selanjutnya Ia meminta dukungan Kepada Gubernur Sulteng “mohon doa restu pak mudah-mudahan selama saya menjabat Pangdam XIII/Merdeka bisa menyesuaikan situasi kondisi wilayah yang ada, baik dari Gorontalo, Sulawesi Utara maupun Sulawesi Tengah dan mohon kiranya apabila nanti mungkin ada hal-hal yang kurang berkenan Saya dikasih tahu Pak, saya juga tidak anti kritik Bapak lebih tua dari pada saya, tentunya pengalamannya lebih banyak, hal-hal yang pernah Bapak alami belum pernah saya alami pasti itu ada makanya saya mohon arahan dan bimbingan Bapak Gubernur,”terang Mantan Gubernur Akmil, Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko.
Sementara, Gubernur H.Rusdy Mastura mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pangdam XIII/Merdeka di Sulawesi Tengah Negeri Seribu Megalith.
Beliau menyampaikan sekilas kondisi Sulawesi Tengah, diantaranya : Potensi Pertambangan.
Menurutnya, PAD Sulteng dulu Rp 900 Miliar,”Alhamdulillah, dalam waktu beberapa tahun naik menjadi Rp 1,7 Triliun dan tahun depan ditargetkan Rp 2 Triliun,”terangnya.
Ia pun mengajak Forkopimda memperkuat Sinergitas terkait persoalan Pertambangan, diantaranya soal tambang koridor “saya minta dukungan Danrem, Kapolda dan Kajati untuk kita benahi bersama-sama Morowali sehingga betul-betul menghilangkan namanya apa itu istilah koridor banyak di sana koridor masih banyak koridor-koridor yang susah kita lacak, kita tertibkan Amdal jika masih ada yang tidak beres begitupun dengan HGU.
Gubernur mengungkapkan Sulteng merupakan salah satu Wilayah dari 4 Wilayah penghasil Nikel dengan nilai 500 Triliun, hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat Pengukuhan DPN APINDO di Jakarta.
Turut hadir, Waket DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Muharram Nurdin, Kajati Sulawesi Tengah Agus Salim, SH, MH, Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr.Agus Nugroho, S.I.K, SH, MH, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Dody Tri Winarto, S.I.P, M.Han, Unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Palu, Wakil Wali Kota Palu dr. Renny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, Kepala Biro Adm Pimpinan Eddy Nicolas Lesnusa, S.Sos.






