Minggu, 9 Agustus 2026

Baru Dua Tahun, Dinding Rusunawa Jatinegara Retak…Mengerikan

JAKARTA, PE – Setelah dua tahun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jatinegara, Jakarta Timur diresmikan, kini kondisinya memrihatinkan.

Dinding bangunan vertikal yang terdiri dari  16 lantai itu terlihat kurang elok dipandang. Banyak retakan yang menyerupai rambut-rambut terlihat jelas dari bangunan dua blok tersebut.

Berdasarkan pantaun JawaPos.com, retakan di rusun yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu hampir menjalar hingga ke semua bagian gedung.

Penampakan itu sontak menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang tinggal di situ. Takut jika retakan itu bisa berakibat fatal di kemudian hari. “Takut sih (dengan adanya retakan di bangunan),” kata Maimuna (56) ketika ditemui di Rusun Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Senin (27/3).

Dia mengaku sudah gerah tinggal di rusunawa dengan kekhawatiran seperti itu. Belum lagi biaya sewa yang sangat membebaninya.

Namun apa daya, Maimuna tak punya cukup dana untuk membangun rumah baru setelah kediamannya digusur pada Agustus 2015 lalu. “Mau gimana lagi. Belum ada tempat tinggal baru. Rumah udah enggak ada,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, pihak pengelola mengaku, retakan pada bangunan tak perlu dikhawatirkan warga rusun. Sebab, jenis retakan itu hanya sampai pada lapisan cat.

Salah satu staf pengelola dari Pemprov DKI Jakarta, Dewi menuturkan, bagian yang retak tidak merambat hingga ke bagian yang lebih dalam. Karena itu pihak kontraktor hanya melapisi atau menambalnya menggunakan wall sealer. “Itu sealent. Jadi di-sealent oleh pihak kontraktor dari Kementerian PUPR,” terang Dewi.

Sebagaimana diketahui, rusunawa ini digadang-gadangkan oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama untuk menampung warga yang terkena penggusuran dan normalisasi sungai.

Selain itu rusunawa yang dirancang itu memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dari pasar, puskesmas dan sekolah. Tidak hanya itu, harga sewanya sangat terjangkau dan cocok bagi masyarakat menengah ke bawah.

(uya/JPG/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital