Minggu, 9 Agustus 2026

Ini Cerita AKP Nanda Diana, Mantan Ajudan Prabowo

PALU EKSPRES, JAKARTA – Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nanda Diana Tarulina Sihombing, 32, sejak kecil memang bercita-cita menjadi anggota Polri. Sudah bertugas di berbagai tempat.

Salah satunya di Papua dan menjadi ajudan Prabowo saat menjadi calon presiden. Berikut wawancara dengan Jambi Ekspres (Jawa Pos Group).

DONI SAPUTRA

Lulus sekolah, perempuan kelahiran Jakarta, 16 Oktober 1984 ini mengikuti tes Akademi Kepolisian. Dia lulus tahun 2009 angkatan 42 Detasemen Dharma Kesatria.

Kepada Jambi Ekspres (Jawa Pos Group) kemarin (16/5), anak pertama dari tiga saudara ini menceritakan, pertama kali penugasan dirinya ditempatkan di Papua, daerah yang dikenal sering terjadi konflik.

“Pertama lulus ditempatkan di Polres Merauke Polda Papua selama empat setengah tahun,” ujar perempuan yang biasa disapa Nanda ini.

Pertama ditempatkan sebagai Kepala SPK selama satu tahun, Kanit Laka 3 bulan dan Kanit Regident (Registrasi dan Identifikasi) selama 3,5 tahun. Setelah itu, tahun 2013 dipercaya sebagai Kapolsek Aimas Polres Sorong.

Jabatan itu diembannya selama satu tahun. Tahun 2014 dilaksanakan pesta demokrasi, yakni, pemilihan presiden. Karena kinerja yang dinilai baik, Nanda mendapat penugasan khusus Satgas Operasi Pilpres.

“Saya jadi ajudan Prabowo selama tiga bulan,” beber putri dari pasangan Bapak Pangihutan Sihombang (62) dan Ibu Nuraini Siregar (57).

Waktu penugasan khusus itu, dia merasa mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Mulai dari melakukan pengamanan hingga berbaur dengan orang penting di Indonesia.

Menurutnya, pribadi Prabowo dan orang yang di sekelilingnya sangat baik. Kemudian, kerjasama tim pengamanan pribadi dari Prabowo bekerjasama sangat baik dengan anggota polisi.

“Pas lagi debat capres, saya bisa ikut di dalam. Itu pengalaman langka, gak semua orang bisa dapat masuk ke dalam ruangan itu,” bebernya.

Setelah tiga bulan tersebut, dirinya ditunjuk sebagai pengasuh Taruna di Akpol tahun 2014. Kemudian, melanjutkan pendidikan PTIK pada 2015 hingga 2016 akhir. Selesai pendidikan ditugaskan ke Polda Jambi.

“Awal 2017 ke Jambi, pertama di SDM satu bulan. Kemudian ditempatkan sebagai Paur Siwasjaspam Subdit Binsatpam/Polsus Dit Binmas Polda Jambi,” sebut istri dari Kasat Reskrim Tanjabtim, AKP Gokma Sitompul.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital