Minggu, 9 Agustus 2026

PPID se Sulteng Minta Kemendagri Kuatkan Fungsi PPID

IMG-20181119-WA0031
PALU EKSPRES, JAKARTA – Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Provinsi Sulteng yang diwakili Kabag Humas, Publikasi dan Dokumentasi Adiman, SH, M.Si bersama Bagian Humas dan Protokol Kabupaten/Kota se Sulteng melakukan konsultasi di Kementerian Dalam Negeri untuk meminta penguatan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)  se Sulawesi Tengah, di Jakarta Senin, (19/11/2018).
 
Menurut Adiman, tujuan kedatangan teesebut untuk mendapatkan pembinaan dalam menjalankan tugas pengelolaan informasi dan dokumentasi agar  kegiatan PPID se kabupaten/kota dapat terkoneksi dengan pemerintah pusat dan berperan dalam pencegahan tindak pidana korupsi sesuai dengan korsub KPK. 
 
Adiman mengatakan,  PPID sebagai penyampai informasi kepada publik saat ini sangat penting peranannya. 
 
“Maka perlu ada penguatan peran dan fungsi PPID agar seluruh instansi pemerintah menjadi PPID pembantu guna menyampaikan informasi kepada publik sesuai dengan undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik,” tandasnya.
 
Untuk itu mereka mengharapkan Kemendagri dapat menguatkan fungsi PPID melalui surat edaran ke pemerintah daerah tentang pengelolaan PPID  kab / kota dan provinsi. Bahwa penempatan PPID berada di pejabat struktural yang membidangi tugas dan fungsi pelayanan informasi dan dokumentasi atau kehumasan sesuai dengan permendagri nomor 3 tahun 2017.
 
Dinilai perlunya dibuat forum PPID untuk memudahkan koordinasi antara pemda dan pemerintah pusat.
Tim PPID se Sulteng diterima oleh Kepala Bidang Fasilitasi Pengaduan dan Pengelolaan Informasi Kemendagri Dr.Handayani Ningrum,SE,M.Si dan Kasubid Layanan Informasi Data dan Dokumentasi Kemendagri Andi Ernawati AB,SE,MA. 

Handayani Ningrum mengatakan pada dasarnya Kemendagri mendorong setiap urusan pemerintah daerah dan sesuai dengan Permendagri pengelolaan PPID adanya di OPD yang menangani fungsi kehumasan.
 
Dia mengapresiasi inisiatif PPID se Sulteng berkunjung ke kemendagri untuk hal ini. “Dalam menjalankan sesuatu hal diperlukan untuk menyamakan persepsi. Semoga ke depannya pemda lebih giat dalam mensosialisasikan PPID kesetiap OPD,” ujar Handayani.
 
(aaa/humas pemprov/ palu Ekspres) 
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital