Sabtu, 8 Agustus 2026

Keren! Wonderful Indonesia Jadi The Best Exhibitor 2017 di ITB Berlin

BERLIN, PE – Menpar Arief Yahya dan masyarakat Indonesia patut berbangga. Pavillion Wonderful Indonesia sukses mempertahankan gelar sebagai The Best Exhibitor 2017 di ITB Berlin. Kabar membanggakan itu diumumkan, Minggu (12/3) pukul 02.30 WIB tadi. Indonesia kembali mengungguli pesaing dekatnya, “Imagine” Korea Selatan yang meraih peringkat ke-2 dan “Amazing” Thailand di peringkat ke-3.

Prestasi ini merupakan yang kedua Menpar Arief. Tahun lalu, Wonderful Indonesia yang juga tampil di stage ITB Berlin dinobatkan sebagai The Best Exhibitor 2016. Indonesia unggul atas ”Imagine” Korea Selatan di peringkat ke-2, dan diperingkat ke-3 adalah “Incredible” India (no 3).

Tetangga Malaysia yang hobi mempromosikan wisatanya pun hanya puas di nomor 10, dari 75 negara di 3 benua, dan 1466 exhibitors. “Ini prestasi yang membanggakan. ITB Berlin adalah pameran pariwisata terbesar dunia, diikuti 187 negara, 10.000 exhibitor, 180.000 pengunjung di Messe Berlin. Semua industri pariwisata, tour travel, airlines, cruise, hotel, resort, atraksi, pemerintah, asosiasi kumpul di ITB Berlin. Dan Wonderful Indonesia menunjukkan kelasnya di level dunia,” ujar Arief di Berlin, Minggu (12/3).

Hasil juara pertama itu, sejatinya sudah diduga Menteri Arief. Semua kriteria sudah dikalibrasi dengan global standart. “Saya biasa lihat detail, saya cek, saya benchmark ke pavillion lain yang juara-juara, termasuk aktivitasnya untuk menghidupkan suasan booth selama 8-12 Maret pelaksanaan ITB Berlin,” jelas Arief Yahya.

Seberapa penting mendapatkan juara di pameran terbesar itu? Menpar Arief selalu menyebut 3C, Calibration, Confidence, dan Credible. “Kemenangan itu menunjukkan kita sudah bisa berkalibrasi dengan standar dunia. Kualitas yang kita tampilkan sudah pas dengan cara dunia melihat kualitas kita,” kata Arief Yahya.

Nah, secara internal, bagi pelaku bisnis pariwisata, dan masyarakat Indonesia, kemenangan itu akan menaikkan confidence level. “Mendongkrak kepercayaan diri kita, bahwa bangsa kita memang punya kapasitas, punya kemampuan, dan berani bersaing dengan manapun. Kita terlalu lama dijajah, terlalu lama menjadi inferior, kini saatnya kita berani pasang dada, bahwa kita bangsa besar, bangsa hebat!” kata Arief Yahya.

Sedangkan C ketiga adalah Credibility. “Kemenangan itu menaikkan kredibilitas induatri wisata di Indonesia. Jika sudah juara, value nya naik, maka harganya pun bisa dijual lebih mahal,” jelas dia.

Apalagi di ITB Berlin yang memang forum pameran yang paling terpercaya di pariwisata. Tahun 2015 membukukan transaksi potensial Rp 4,2 Triliun, tahun 2016 naik Rp 6,5 Triliun. “Target tahun 2017 ini Rp 10 triliun,” ujarnya.

Sebenarnya Arief Yahya berharap di tahun 2017 Indonesia melompat menjadi best of the best di ITB Berlin, juara di 5 benua. Juara umumnya. Semalam diumumkan, best of the bestnya Lufthansa Airlines, maskapai penerbangan Jerman. “Tahun depan kami akan targetkan Best of The Best, jawara di lima benua,” sebut Menpar Arief, semangat.

(jpg/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital